• Posted by : damar 3 Apr 2016


    Hallo semuaa,,,,, ^_^ udah lama nih ngga nge post di blog ini,, karna ada masalah teknis jadi ngga bisa login , ya tapi syukurlah sekarang udah bisa log ini lagi ,, Hi Hi Hi J
    Sebagai awalan nge epost lagi yang sudah pending selama hampir setahun ini, saya akan mulai nge post materi baru heheh, yaitu belajar Bahasa jepang, ya meski author sendiri masih dalam tahap belajar juga, ya ngga ada salahnya juga kan kalo kita belajar bareng heheheh #ngarep wkwkwkw, oh iya semua yang di post ini murni hasil bikinan saya looh hehehe, kalo kalian nemuin yang serupa ada kemungkinan dia mengambil dari blog saya ini ,,
    Ok lah kita mulai belajarnya , silahkan baca ya ,, klo ada yang mau di tanyain bisa komen di bawah ya hehehehe
    Ok, untuk pertama kali mari kita mengenal abjad dalam Bahasa jepang :
    A.     
       MENGENAL ABJAD JEPANG
    A
    I
    U
    E
    O



    KA
    KI
    KU
    KE
    KO
    KYA
    KYU
    KYO
    SA
    SHI
    SU
    SE
    SO
    SHA
    SHU
    SHO
    TA
    CHI
    TSU
    TE
    TO
    CHA
    SHU
    CHO
    N
    NI
    NU
    NE
    NO
    NYA
    NYU
    NYO
    HA
    HI
    FU/HU
    HE
    HO
    HYA
    HYU
    HYO
    MA
    MI
    MU
    ME
    MO
    MYA
    MY
    MYO
    YA

    YU

    YO



    RA
    RI
    RU
    RE
    RO
    RYA
    RYU
    RYO
    WA



    O/WO



    GA
    GI
    GU
    GE
    GO
    GYA
    GYU
    GYO
    ZA
    JI
    ZU
    DE
    DO



    BA
    BI
    BU
    BE
    BO
    BYA
    BYU
    BYO
    PA
    PI
    PU
    PE
    PO
    PYA
    PYU
    PYO

    B.      PELAFALAN DALAM BAHASA JEPANG
    Utuk yang satu ini mungkin tidak terlalu sulit untuk di pelajari, mengingat pelafalan Bahasa jepang tidak terlalu berbeda dengan oelafalan dalam Bahasa Indonesia, berbeda dengan Bahasa asing yang lain seperti belanda,jerman ataupun Bahasa perancis, di jepang sendiri sama seperti Indonesia tentunya mempunyai pelafalan a,I,u,e,o, namun yang membedakan ialah panjang dan pendeknya pelafalan, panjang dan pendek dalam pelafalan dapat merubah arti dan makna dalam pemahamannya
    1.       Pelafalan A
    Pelafalan huruf a dalam bahsa jepang sama seperti kita mengucapkan A dalam Bahasa Indonesia contohnya mama,cara dalam,, dan sebgainya
    Bunyi vocal a panjang di tulis dengan menambahkan huruf a menjadi aa
    Contohnya :
    Okaasan ( ibu)  di ucapkan sebanyak 5 mora
    Gitaa (gitar) di ucapkan sebanyak 3 mora

    Oh iya sebagai catatan yang di mahsud mora secara sederhana yaitu  detik dalam Bahasa arab bisa di sebut harakat hehehe

    2.       Pelafalan I
    Pelafalan I dalam Bahasa jepang sama seperti kata pikir dalam Bahasa Indonesia
    Bunyi vocal I panjang dalam bahsa jepang cukup dengan  menambahkan satu huruf I lagi
    Contohnya:
    Ii (bagus) di ucapkan sebanyak 2 mora
    Oniisan (kakak laki laki ) di ucapkan sebanyak 5 mora

    3.       Pelafalan u
    Pelafalan u dalam Bahasa jepang sama denga  seperti kata buku dan kuku dalam Bahasa Indonesia
    Bunyi vocal u panjang cukup dengan menambahkan huruh u lagi
    Contohnya :
    Kuuki(udara) di ucapkan sebanyak 3 mora
    Kyuu (Sembilan) di ucapkan sebanyak 2 mora

    4.       Pelafalan e
    Pelafalan huruf e dalam Bahasa jepang sama dengan pengucapan bebek nan nenek dalam Bahasa Indonesia
    Bunyi vocal e panjang dalam Bahasa jepang berbeda dengan penulisan a,I,u yang telah di bahas tadi,bunyi vocal e dalam bahsa jepang bisa menambahkan huruf I ataupun e , dan jika kita menambahkan I maka pelafalannya mejadi ee (e menjadi panjang)
    Contohnya :
    Kirei (cantik) di baca sebanyak  3 mora dan di baca kiree
    Sensei (guru) di baca sebanyak 4 mora dan di baca sensee
    Jika menambahkan huruf e dan di bca panjang 2  mora, untuk yang satu ini hanya bebebrapa katayang memakai aturan ini
    Contohnya :
    Oneesan (kakak perempuan ) dibaca sebanyak 5 mora * sebagai catatan pengucpana oneesan ini berubah menjadi oneesang ,, kenapa begitu ?? nanti akan di bahas di pertemuan yang selanjutnya ya ,,,, hehehehe

    5.       pelafalan  o
    pelafaaln o dalam Bahasa jepang sama seperti mengucapkan onar dalam Bahasa Indonesia
    bunyi vocal panjang o berbeda seperti penulisan a,I,u , dan memiliki  aturan yang sama seperti penulisan e panjang , pelafalan o panjang bisa menambahkan u ataupun o dan di lafalkan oo (o panjang )
    jika menambahakan u maka di lafalkan oo(o panjang )
    contoh :
    shogakkou (sd) di baca  sebanyak 4 mora dan di lafalkan shoogakkoo
    dan jika menambahkan o di lafalkan oo(o panjang )
    contoh :
    koori (es) di baca sebanyak 3 mors dan di lafalkan koori

    ok , itu tadi sekedar pengenalan dari pembelajaran pertama ,
    dan post selanjutnya akan membahas mengenai bunyi konsonan ‘’n’’ lihat contoh pengucapan dari lafal ‘e’




    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • - Copyright © 2013 RETNO_WIBOWO - To Aru Kagaku no Railgun - Powered by Blogger - Designed by retno wibowo -