Recent Blog Post

Archive for 2014

  • Pelaku Cyber Crime adalah Cracker Bukan Hacker !!!


    Banyak orang yang berfikir dan mengatakan bahwa seorang Hacker adalah pelaku dari sebuah cyber crime. padahal kalau kita lihat lebih dalam lagi dan kita mencari tahu lagi lebih dalam. pelaku sebenarnya adalah Cracker ( BLACK HAT HACKER ). ya anggep aja hacker aliran hitam. hehehehe lebih lanjutnya kita baca aja yuk lebih dalam lagi. ane udah nyiapin artikel untuk ente semua. klo menjadi Hacker itu adalah penjahat. hihihi.

    Sejarah Hacker dan Cracker


    Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan. Para hacker mengadakan  pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking. 

    Umum

                Di masyarakat umum, istilah hacker ini banyak tersalah gunakan atau rancu dengan istilah Cracker. Khususnya ketika pembahasan mengarah kepada kejahatan. Dimana istilah untuk penjahat yang mereka maksud sebenarnya adalah Cracker. Hacker dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam kejahatan komputer tersebut. Padahal kalau kita melihat apa sebenarnya istilah dan apa saja yang dilakukan oleh hacker maka anggapan tersebut tidak selalu benar. Ada beberapa tipe para penggila teknologi computer seperti berikut ini adalah yaitu : (Hacker, Cracker, Defacer, Carder, Frauder, Spammer). Para aktifis ini sering mengadakan Ajang Pertemuan Hacker terbesar di dunia yaitu Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan tekhnologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking yang menjadi luas di berbagai Negara bersatu padu dalam komunitas yang di sebut dengan  ANONYMOUS

     



    Pengertian Hacker

    Istilah hacker merupakan istilah yang tidak asing lagi dalam dunia komputer, Tahukah anda apa yang dimaksud Hacker itu ?? Hacker adalah Seorang yang mempunyai keinginan untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer atau jaringan komputer, sehingga menjadi orang yang ahli dalam bidang penguasaan sistem, komputer atau jaringan komputer. Sedangkan Hacking yaitu sikap dan kemampuan yang pada dasarnya harus dipelajari sendiri.
    Istilah hacker yang sering kita salah artikan mengenai hal-hal yang merusak/ hack seperti hack facebook, hack email, hack jaringan dall. Tetapi sebetulnya Hacking adalah Ilmu seni, seni keamanan jaringan komputer, tidak semua hacker itu jahat ada juga yang baik. Definisi Hacker menurut "wilayah kerja" mereka yaitu:

    - Black Hat Hacker
    Sering disebut cracker adalah jenis hacker yang menggunakan kemampuan mereka untuk melakukan hal-hal yang merusak dianggap melanggar hukum. 

    - White Hat Hacker
    Adalah kebalikan dari Balack Hat Hacker, White Hat Hacker merupakan hacker yang menggunakan kemampuannya di jalan yang benar untuk menghadapi Black Hat Hacker. White Hat Hacker biasanya adalah seorang yang profesional yang bekerja pada perusahaan keamanan misalnya sebagai security analys, security consultant,dan lain-lain.



    - Grey Hat Hacker
    Adalah jenis hacker yang bergerak diarea abu-abu antara baik dan jahat,mereka adalah White Hat Hacker tetapi mereka juga bisa berubah menjadi Black Hat Hacker



    - Suicide Hacker
    Suicide Hacker masih disebut hacker mitos,karena terorisme cyber belum begitu kelihatan. 



    Tujuan dari seorang Hacker dan Cracker :
    Untuk menyempurnakan sebuah system dan melindungi sebuah system,  sedangkan seorang cracker (black hat hacker) lebih bersifat destruktif. Umumnya cracker melakukan cracking untuk menggunakan sumber daya di sebuah sistem untuk kepentingan sendiri. Dengan cara menerobos masuk system jaringan target.



    Cara seorang Cracker Merusak sebuah sistem :
    Ada berbagai cara seorang Cracker merusak sebuah sistem yaitu : IP Spoofing (Pemalsuan alamat IP), FTP Attack dll. Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik. Pada umumnya, cara-cara tersebut bertujuan untuk membuat server dalam sebuah sistem menjadi sangat sibuk dan bekerja di atas batas kemampuannya sehingga sistem akan menjadi lemah dan mudah dicrack.

    Ciri-ciri dan Penyebab  Hacker dan Cracker

    Ciri-cirinya:
    Ø  Bisa membuat program C, C++ atau pearl
    Ø  Mengetahui tentang TCP/IP
    Ø  Menggunakan internet lebih dari 50 jam perbulan
    Ø  Mengetahaui sitem operasi UNIX atau VMS
    Ø  Mengoleksi sofware atau hardware lama
    Ø  Lebih sering menjalankan aksinya pada malam hari kare tidak mudah diketahui orang lain

    Penyebab Hacker dan Cracker  melakukan penyerangan antara lain :
    Ø  Kecewa atau balas dendam
    Ø  Petualangan
    Ø  Mencari keuntungan

    Penanggulangan
    Beberapa Langkah penting didalam  penanggulangan cybercrime :
    Ø  Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
    Ø  Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional.
    Ø  Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
    Ø  Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi.
    Ø  Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties


    .
     Bentuk penanggulangan
    Contoh bentuk dari penanggulangan itu sendiri adalah :
    Ø  IDCERT(Indonesia Computer Emergency Response Team) Salah satu cara untuk mempermudah penanganan masalah keamanan adalah dengan membuat sebuah unit untuk melaporkan kasus keamanan. Masalah keamanan ini di luar negeri mulai dikenali dengan munculnya “sendmail worm” (sekitar tahun 1988) yang menghentikan sistem email Internet kala itu. Kemudian dibentuk sebuah Computer Emergency Response Team (CERT) Semenjak itu di negara lain mulai juga dibentuk CERT untuk menjadi point of contact bagi orang untuk melaporkan masalah kemanan. IDCERT merupakan CERT Indonesia.
    Ø  Sertifikasi perangkat security. Perangkat yang digunakan untuk menanggulangi keamanan semestinya memiliki peringkat kualitas. Perangkat yang digunakan untuk keperluan pribadi tentunya berbeda dengan perangkat yang digunakan untuk keperluan militer. Namun sampai saat ini belum ada institusi yang menangani masalah evaluasi perangkat keamanan di Indonesia. Di Korea hal ini ditangani oleh Korea Information Security Agency.

    Bentuk Hukum
    Saat ini di Indonesia belum memiliki UU khusus/Cyber Law yang mengatur mengenai Cybercrime, walaupun UU tersebut sudah ada sejak tahun 2000 namun belum disahkan oleh Pemerintah Dalam Upaya Menangani kasus-kasus yg terjadi khususnya yang ada kaitannya dengan cyber crime, para Penyidik ( khususnya Polri ) melakukan analogi atau perumpamaan dan persamaan terhadap pasal-pasal yg ada dalam KUHP Pasal yang dapat dikenakan dalam KUHP pada Cybercrime antara lain:

        1.  KUHP ( Kitab Undang-Undang Hukum Pidana )
    ·         Pasal 362 KUHP Tentang pencurian (Kasus carding) ·         Pasal 378 KUHP tentang Penipuan (Penipuan melalui website seolah-olah menjual barang) ·         Pasal 311 KUHP Pencemaran nama Baik ( melalui media internet dengan mengirim email kepada Korban maupun teman-teman korban) ·         Pasal 303 KUHP Perjudian (permainan judi online) ·         Pasal 282 KUHP Pornografi(Penyebaran pornografi melalui media internet). ·         Pasal 282 dan 311 KUHP ( tentang kasus Penyebaran foto atau film pribadi seseorang yang vulgar di Internet). ·         Pasal 378 dan 362 (Tentang kasus Carding karena pelaku melakukan penipuan seolah-olah ingin membayar, dengan kartu kredit hasil curian ).

    2.      Undang-Undang No.19 Thn 2002 Tentang Hak Cipta, Khususnya tentang Program Komputer atau software
    3.      Undang-Undang No.36 Thn 1999 tentang Telekomunikasi, ( penyalahgunaan Internet yang menggangu ketertiban umum atau pribadi). 4.      Undang-undang No.25 Thn 2003 Tentang Perubahan atas Undang-Undang No.15 Tahun 2002 Tentang Pencucian Uang. 5.      Undang-Undang No.15 thn 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
    ccontoh kasus

    Kejahatan dunia maya atau cyber crime memang tidak pernah ada habisnya, kasus dunia maya ternyata tidak hanya menimpa Luna Maya saja contoh lainnya beberapa hari ini Polda Metro Jaya melalui Kasat Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Winston Tommy Watuliu berhasil meringkus dua pelaku kejahatan cyber crime kasus mereka yaitu membobol kartu kredit secara online milik perusahaan di luar negeri. Kedua Cracker ini bernama Adi dan Ari mereka berhasil menerobos sistem perbankan perusahaan asing, seperti Capital One USA, Cash Bank USA dan GT Morgan Bank USA kemudian membobol kartu kredit milik perusahaan ternama tersebut.
    Setelah berhasil kedua pelaku tersebut menggunakan kartu kreditnya untuk membeli tiket pesawat Air Asia lalu tiket tersebut dijual pelaku dengan harga yang sangat murah. Tidak tanggung-tanggung untuk menarik pembeli mereka sengaja memasang iklan seperti di situs weeding.com dan kaskus. Dan hebatnya lagi dari pengakuan kedua cracker tersebut mereka mempelajari teknik bobol credit card ini secara otodidak.
    Tapi sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga, begitulah kisah dua cracker tanah air kita, setelah berhasil membobol kartu kredit dari Ricop yaitu perusahaan yang memproduksi anggur di san francisco mereka berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya ditempat terpisah, di Jakarta dan Malang. Dari tangan mereka berhasil diamankan barang buktiseperti laptop, dua BalckBerry, modem, komputer, buku tabungan BCA dan daftar perusahaan yang akan menjadi target pembobolan

    seperti apa yang ada di pasal 362 KUHP dengan kasus pencurian dengan unsur :

    a. Pelaku/orang yang melakukan perbuatan
    b. Mengambil dengan maksud untuk dimiliki.
    c. Sesuatu barang.
    d. Seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain.
    e. Melawan hak (bertentangan dengan hukum).

    Ancaman hukuman maksimum 5 tahun penjara.

    contoh kasus cyber crime internasional


    Roper, Red_Skwyre, dan Dragov
    Tiga orang ini adalah inti dari jaringan kejahatan dunia maya dengan memeras uang dari bank-bank, Kasino-kasino internet, dan berbagai bisnis berbasis web lainnya. Strategi mereka sederhana, yakni meng-hack dan menahan proses transaksi rekening untuk sebuah tebusan sebesar 40.000 dollar. Didakwa menyebabkan kerusakan langsung lebih dari 2 juta poundstarling dan kerusakan-kerusakan tidak langsung sekitar 40 juta poundstarling. Dalam bulan Oktober 2007, trio itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.

    HACKER DAN CRACKER

  • Petualangan Sherlock Holmes

    MISTERI DI





    BOSCOMBE VALLEY


    http://www.mastereon.com

    http://sherlockholmesindonesia.blogspot.com

    http://www.facebook.com/sherlock.holmes.indonesia

    - 2010 -



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley





    Misteri Di Boscombe Valley


    Pada suatu pagi, aku dan istriku sedang menikmati makan pagi bersama. Lalu pelayan kami

    masuk dan menyerahkan sebuah telegram yang ternyata dikirim oleh Sherlock Holmes. Bunyinya demikian:

    Bisakah kau menemaniku selama beberapa hari? Baru terima telegram dari Inggris Barat

    sehubungan dengan tragedi Boscombe Valley. Senang sekali kalau kau bersedia. Udara dan

    pemandangan di sana indah sekali. Berangkat dari Paddington dengan kereta api jam 11.15.

    "Bagaimana menurutmu, Sayang?" kata istriku sambil menatapku. "Kau mau pergi?"

    "Aku tak tahu apa yang harus kukatakan. Jadwalku sedang penuh sekali."

    "Oh, Anstruther bisa menggantikanmu. Akhir-akhir ini kau nampak agak pucat. Kurasa kau

    perlu sedikit perubahan suasana. dan bukankah kau selalu tertarik pada kasus kasus yang ditangani

    Sherlock Holmes?"

    "Aku bersyukur atas ketertarikanku itu. Lihatlah imbalan yang kudapatkan dari salah satu kasus itu," jawabku. "Hidupku bisa jadi begini adalah karena itu. Tapi kalau aku mau menemaninya, aku harus berkemas secepatnya, karena aku hanya punya waktu setengah jam."

    Aku pernah bertugas di penampungan di Afganistan, dan pengalamanku ini memudahkanku

    kalau sewaktu-waktu harus segera bepergian. Barang-barang keperluanku sederhana dan tak banyak

    jumlahnya, sehingga tak sampai setengah jam kemudian aku sudah berada dalam sebuah kereta dengan

    koper kecilku, menuju ke Stasiun Paddington. Kutemukan Sherlock Holmes sedang mondar-mandir di

    peron. Tubuhnya yang tinggi dan ceking nampak semakin tinggi dan semakin ceking dalam jas panjang

    berwarna abu-abu dan topi kain yang dikenakannya.

    "Kau baik sekali mau menemaniku, Watson," katanya. "Sungguh lain rasanya kalau didampingi oleh seorang yang bisa kupercaya. Tenaga bantuan setempat biasanya tak bisa berbuat apa-apa, atau

    kalaupun bisa, biasanya tindakannya tidak objektif. Tolong tempati dua kursi di sudut itu, sementara aku membeli karcis."

    Hanya kami berdua yang mengisi gerbong itu, ditambah dengan setumpuk koran yang dibawa

    http://www.mastereon.com

    2





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    oleh Holmes. Semua koran itu dibolak-balik dan dibacanya, sambil sesekali dia mencatat atau melamun, sampai kami melewati Reading. Lalu tiba-tiba dia meremas-remas semua koran itu sehingga

    bentuknya menjadi seperti bola besar, dan melemparkannya ke sebuah rak.

    "Sudah mendengar tentang kasus itu?"

    tanyanya.

    "Belum sama sekali. Aku tak sempat membaca

    koran beberapa hari terakhir ini."

    "Koran-koran di London tak ada yang memuat

    beritanya secara lengkap. Tadi itu, aku mencoba

    mencari cari rincian kejadiannya dari koran-koran

    terbitan baru. Dari apa yang kubaca, kelihatannya

    kasus ini sepele, tapi sangat rumit."

    "Kenapa bertentangan begitu?"

    "Memang demikianlah adanya. Keunikan

    biasanya mengandung petunjuk yang gampang

    diamati. Tapi kejahatan yang biasa dan sepele lebih

    susah diatasi. Namun dalam kasus ini, mereka telah menuduh anak laki-laki orang yang terbunuh itu

    sebagai pelakunya."

    "Oh, jadi tentang pembunuhan, ya?"

    "Yah, diduga begitu. Aku tak akan mempercayai apa pun juga sampai aku selesai menyelidikinya secara langsung. Biarlah kuceritakan kejadiannya secara singkat kepadamu, sejauh yang kuketahui.

    "Boscombe Valley adalah daerah pedesaan yang tak begitu jauh dari Ross, di negara bagian

    Herefordshire. Pemilik tanah terbesar di situ ia lah seorang bernama Mr. John Turner yang dulu pernah tinggal di Australia. Sesudah menjadi kaya di sana, dia kembali ke negerinya yang kuno ini beberapa tahun yang lalu. Salah satu perkebunannya di Hatherley disewakannya kepada Mr. Charles McCarthy,

    yang dulu juga pernah tinggal di Australia. Keduanya berkenalan sejak mereka tinggal di negara koloni Inggris itu, jadi wajarlah kalau setelah kembali ke Inggris mereka lalu ingin tinggal berdekatan. Turner

    http://www.mastereon.com

    3



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    jauh lebih kaya, dan McCarthy menjadi petani penyewa tanahnya. Tapi mereka tetap bagaikan teman,

    dan sering terlihat bersama-sama. McCarthy mempunyai seorang putra berusia delapan belas tahun,

    dan Turner mempunyai seorang putri yang sebaya usianya. Tapi, baik McCarthy maupun Turner sudah

    tak beristri lagi. Mereka hidup menyendiri, menghindar dari pergaulan dengan masyarakat Inggris di

    sekelilingnya. Tapi McCarthy dan putranya penggemar olahraga, dan sering terlihat menonton pacuan

    kuda di dekat situ. McCarthy mempunyai dua pelayan—pria dan wanita. Pelayan Turner banyak sekali,

    paling sedikit enam orang. Hanya itulah yang kutahu tentang kedua keluarga itu. Sekarang rangkaian

    peristiwa naas itu.

    "Pada tanggal 3 Juni—yaitu hari Senin yang lalu—McCarthy meninggalkan rumahnya di Hatherley kira-kira jam tiga siang, dan berjalan menuju Boscombe Pool—danau kecil yang airnya

    berasal dari sungai yang mengaliri Boscombe Valley. Paginya, dia pergi ke Ross bersama seorang

    pelayannya, dan dia sempat mengatakan kepada pelayannya bahwa dia harus bergegas, karena dia ada

    janji untuk bertemu dengan seseorang pada jam tiga siang. Sejak pertemuan itu, dia tak pernah pulang ke rumahnya.

    "Jarak dari rumah pertanian Hatherley ke Boscombe Pool adalah setengah kilometer, dan ada

    dua orang yang melihatnya ketika dia berjalan menuju ke sana. Salah satunya adalah seorang wanita

    tua, yang namanya tak dicantumkan, dan yang satunya lagi William Crowder, penjaga hutan yang

    digaji oleh Mr. Turner. Kedua saksi ini menyatakan bahwa Mr. McCarthy berjalan sendirian waktu itu.

    Penjaga hutan menambahkan bahwa beberapa menit kemudian dia melihat Mr. James McCarthy menyusul melewati jalan itu juga, dengan membawa pistol di tangannya. Dia yakin bahwa sang anak

    pasti melihat ayahnya di depan sana waktu itu, dan sang anak sengaja menyusulnya. Dia tak memikirkan hal itu lagi sampai dia mendengar tentang musibah itu pada malam harinya.

    "Ayah dan anak itu terlihat lagi oleh orang lain beberapa saat kemudian. Boscombe Pool dikelilingi hutan lebat, hanya sekeliling tepiannya saja yang ditumbuhi rumput dan alang-alang.

    Seorang gadis berusia empat belas tahun bernama Patience Moran, putri pengelola penginapan Boscombe Valley Estate, saat itu sedang bermain-main di hutan sambil memetik bunga

    http://www.mastereon.com

    4





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    Dia mengatakan bahwa ketika dia sedang berada di situ, dia melihat Mr. McCarthy dan anaknya

    sedang bertengkar hebat di dekat danau. Dia mendengar Mr. McCarthy tua mengumpat-umpat anaknya,

    sehingga pemuda itu mengangkat tangannya seolah-olah hendak memukul ayahnya. Gadis itu begitu

    ketakutan melihat pertengkaran mereka, sehingga dia lalu berlari pulang dan menceritakan hal itu

    kepada ibunya. la juga menyatakan kecemasannya jangan-jangan pertengkaran ayah dan anak itu malah

    menjurus ke perkelahian. Belum selesai si gadis bercerita, tiba tiba pemuda McCarthy muncul di penginapan itu. Dia berlari kencang sambil berteriak minta pertolongan kepada pengelola penginapan

    karena ayahnya ditemukannya mati di di hutan. Dia begitu terburu-buru, sehingga pistol dan topinya

    ketinggalan, lengan kemeja dan tangan kanannya berlumuran darah segar. Pengelola penginapan lalu

    berlari keluar bersama pemuda itu, dan mereka menemukan ayah sang pemuda sudah jadi mayat,

    tergeletak di rerumputan di samping danau.

    Kepalanya bekas dipukul berkali-kali oleh alat

    pemukul yang berat dan tumpul. Luka-lukanya

    memang nampaknya seperti bekas hantaman popor

    senapan anaknya, yang tergeletak tak jauh dari mayat

    itu. Karena itulah, pemuda itu segera ditangkap dan

    setelah menjalani pemeriksaan esok harinya, dia

    dikenakan tuduhan pembunuhan yang telah

    direncanakan. Pada hari Rabu dia diadili di Ross, dan

    kasusnya kini diajukan ke Pengadilan Assizes1.

    Begitulah rangkaian peristiwa dari kasus itu

    sebagaimana yang aku dapatkan dari petugas

    penyidik dan juga dari kepolisian."

    "Wah, celaka benar pemuda itu," komentarku.

    "Bukti-bukti itu secara tak langsung telah

    menunjukkan pelaku pembunuhan kali ini."

    "Bukti yang didapat secara tak langsung bisa saja

    keliru," jawab Holmes dengan serius. "Nampaknya

    1 Pengadilan keliling dari pusat.

    http://www.mastereon.com

    5



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    memang langsung menunjuk ke satu arah, tapi kalau kau amati dari sudut pandang yang berbeda, bukti

    itu bisa menunjuk ke arah yang berlawanan. Tapi, memang kuakui bahwa kasus ini sangat memberatkan pemuda itu, dan mungkin saja memang dialah pelakunya. Namun, ada beberapa orang,

    salah satunya putri pemilik tanah yang bertetangga dengannya, yaitu Miss Turner, yang merasa yakin

    bahwa bukan pemuda itu yang telah membunuh ayahnya. Mereka ini lalu meminta jasa Lestrade, yang

    dulu pernah kuperkenalkan kepadamu ketika kita menangani kasus Study in Scarlet, untuk mengurus kasus ini. Lestrade yang merasa agak bingung, lalu melimpahkan kasus ini padaku. Itulah sebabnya

    mengapa ada dua orang pria separo baya yang bepergian dari London menuju ke barat, naik kereta api

    yang berkecepatan delapan puluh kilometer per jam, padahal mereka sebenarnya bisa enak-enak tinggal di rumah sambil menikmati makan pagi dengan santai."

    "Jangan-jangan," kataku, "fakta-faktanya ternyata memang sedemikian jelasnya sehingga hanya sedikit reputasi yang akan kaudapatkan dari kasus ini."

    "Justru fakta yang nampaknya sangat jelas itu, biasanya keliru," jawabnya sambil tertawa. "Lagi pula, kita mungkin berkesempatan menemukan fakta-fakta lainnya yang sama sekali tak kelihatan oleh

    Lestrade. Kau kan tahu ke kemampuanku. Jadi, bukannya menyombongkan diri kalau kukatakan bahwa aku akan bekerja dengan caraku sendiri yang tak mungkin dimengerti dan dilakukan oleh Lestrade. Ini bisa menguatkan teorinya, tapi bisa juga sebaliknya yaitu menghancurkannya. Sebagai

    contoh awal kemampuanku, aku bisa tahu bahwa jendela kamar tidurmu pasti terletak di sebelah kanan.

    Coba bayangkan, bisakah Mr. Lestrade tahu hal seperti itu?'

    "Bagaimana mungkin...!"

    "Sobatku, aku mengenalmu dengan baik, Aku tahu kerapian militer masih melekat pada dirimu

    Tiap pagi kau bercukur, dan pada musim panas begini, sinar matahari menerpa sebagian wajahmu pada

    waktu kau bercukur. Ternyata cukuranmu di sebelah kiri agak ke belakang kurang bersih, malah bagian ujung rahangnya terlewatkan sama sekali. Maka jelaslah bahwa bagian kiri wajahmu ini tak mendapat

    sinar sebanyak bagian wajah sebelah kanan. Kalau penerangannya cukup untuk semua bagian, aku

    yakin kau takkan membiarkan ada sebagian wajahmu yang sampai terlewatkan dicukur begitu. Nah, ini

    hanya contoh pengamatan dan kesimpulan yang sepele. Begitulah caraku bekerja, dan siapa tahu ada

    manfaatnya untuk penyelidikan yang akan kita tangani ini. Ada satu atau dua hal kecil dari hasil

    pemeriksaan yang perlu kita pertimbangkan."

    http://www.mastereon.com

    6



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    "Apakah itu?"

    "Nampaknya, pemuda itu tidak langsung ditangkap sesudah perishwa itu terjadi, tapi dia ditangkap setelah berada kembali di rumahnya di Hatherley Farm. Waktu inspektur porisi mengatakan

    bahwa dia akan ditahan, pemuda itu memberi komentar bahwa dia tidak terkejut mendengarnya karena

    hal itu memang merupakan ganjaran baginya. Komentar tersebut tentu saja makin menguatkan kecurigaan hakim penyidik."

    "Itu merupakan pengakuan, kan?"

    "Tidak, karena setelah itu dia langsung menyatakan bahwa dirinya tak bersalah."

    "Yah, setidaknya komentar tersebut mencurigakan, mengingat bukti-bukti yang begitu memberatkannya."

    "Sebaliknya," kata Holmes, "itu merupakan satu-satunya cahaya dalam kegelapan. Sebodoh-bodohnya dia, dia pasti menyadari bahwa semua bukti menunjuk kepadanya. Kalau saja dia nampak

    terkejut waktu mau ditangkap, atau pura-pura marah, bagiku itu malah mencurigakan, karena reaksinya itu tak wajar dalam keadaan begini. Tapi bagi seorang penjahat kawakan reaksi itulah strategi terbaiknya. Ketenangannya menghadapi kasus ini menunjukkan bahwa dia memang tak bersalah, atau

    bahwa dia orang yang pandai menguasai diri dan tegar. Komentarnya tentang ganjaran bagi dirinya

    cukup wajar saja sebagai ungkapan kepedihan seorang anak terhadap nasib malang yang menimpa

    ayahnya. Bukankah dia baru saja bertengkar hebat dengan ayahnya, bahkan menurut gadis kecil itu dia telah mengangkat tangannya seolah-olah mau memukul ayahnya? Pernyataan rasa bersalah dan kesedihan hati seperti itu sehat-sehat saja, dan tidak berarti dialah yang bersalah."

    Aku menggeleng. "Banyak orang yang telah dihukum gantung, bahkan atas dasar bukti yang tak

    sekuat itu."

    "Memang. Dan jangan lupa, banyak orang yang mati digantung itu ternyata tak bersalah."

    "Kalau menurut pemuda itu, bagaimana kejadiannya?"

    "Sayangnya, tak terlalu menggembirakan orang-orang yang mendukungnya, walaupun ada satu

    atau dua hal yang bisa diselidiki. Silakan baca sendiri saja!"

    Diambilnya koran lokal Herefordshire dari bundel yang dibawanya, dan setelah diserahkannya

    http://www.mastereon.com

    7



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    kepadaku, dia menunjukkan laporan sang pemuda sebagaimana dikutip di koran itu. Aku duduk di

    sudut kereta dan mulai membacanya dengan teliti. Artikel itu berbunyi demikian:

    Mr. James McCarthy, putra tunggal korban, diperiksa dan memberikan

    penjelasannya demikian: "Saya pergi ke Bristol selama tiga hari, dan saya

    pulang pada hari Senin pagi yang lalu, yaitu tanggal 3. Waktu sampai di

    rumah, tak saya jumpai Ayah. Saya diberitahu oleh pelayan wanita bahwa Ayah

    pergi ke Ross bersama John Cobb, tukang kuda. Tak lama kemudian, saya

    mendengar bunyi keretanya di halaman dan dari jendela saya melihathya turun

    dari kereta, lalu berjalan dengan cepat ke luar halaman, tapi saya tak tahu

    mau ke mana dia. Saya lalu mengambil pistol, dan berjalan menuju Boscombe

    Pool untuk menengok kandang kelinci di seberang danau. Dalam perjalanan saya

    berjumpa dengan William Crowder, si penjaga hutan, sebagaimana diutarakan

    dalam kesaksian yang bersangkutan, tapi pernyataannya bahwa menurutnya saya

    sedang menyusul Ayah itu tak benar. Saya tak tahu bahwa dia berjalan di depan

    saya. Ketika kira-kira seratus meter dari danau, saya mendengar teriakan

    'Cooee!' yang biasanya merupakan kode panggilan antara saya dan Ayah. Maka

    saya lalu mempercepat langkah, dan saya temukan dia sedang berdiri di dekat

    danau. Dia malah terkejut ketika melihat kehadiran saya, dan dengan agak

    kasar dia bertanya sedang apa saya di situ. Kami lalu terlibat dalam

    pembicaraan yang menjurus ke pertengkaran mulut, bahkan hampir saja kami

    berkelahi karena Ayah sangat pemberang. Ketika saya menyadari bahwa emosinya

    sudah menjadi tak terkendali, saya pun meninggalkannya, dan berjalan pulang

    ke Hatherley Farm. Belum seratus lima puluh meter saya melangkah, terdengar

    teriakan yang mengerikan dari arah belakang saya. Saya pun langsung berlari

    menghampiri arah suara itu. Saya menemukan Ayah sedang sekarat di tanah,

    kepalanya terluka parah. Saya menjatuhkan pistol saya, memeluknya, tapi dia

    benar-benar sudah tak tertolong lagi. Saya berlutut di sampingnya seperti itu

    selama beberapa menit, lalu saya berlari mencari pertolongan ke pengelola

    penginapan milik Mr. Turner, karena tempat itulah yang terdekat. Saat

    menemukan Ayah yang terluka parah itu, tak terlihat ada orang lain di situ,

    jadi saya pun heran siapa yang telah memukulnya. Ayah saya memang tak punya

    banyak teman karena sikapnya yang d ingin dan tak bersahabat, tapi setahu

    saya, dia juga tak punya musuh. Hanya itulah yang saya ketahui."

    Penyidik : Apakah ayah Anda sempat mengatakan sesuatu kepada Anda sebelum dia

    mati?

    http://www.mastereon.com

    8





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    Saksi: Dia membisikkan beberapa kata,

    tapi yang saya bisa dengar hanyalah

    semacam a rat.

    Penyidik: Menurut Anda, apa yang

    dimaksudkannya?

    Saksi: Saya tak tahu. Menurut saya,

    dia sedang mengigau karena luka-

    lukanya itu.

    Penyidik: Tentang apakah Anda dan

    ayah Anda bertengkar waktu itu?

    Saksi:



    Saya



    tak



    bersedia

    mengatakannya.

    Penyidik: Saya rasa saya harus

    memaksa Anda untuk mengatakannya.

    Saksi: Saya tak bisa. Yang pasti,

    pertengkaran itu tak ada hubungannya dengan musibah yang terjadi sesudah itu.

    Penyidik: Biarlah pengadilan yang akan memutuskan. Saya tak perlu

    mengingatkan Anda bahwa penolakan Anda untuk menceritakan tentang

    pertengkaran itu bisa memojokkan Anda pada proses pengadilan nanti.

    Saksi: Saya tetap menolak mengutarakan hal itu.

    Penyidik: Teriakan "Cooee" itu biasanya dipakai di antara Anda dan ayah Anda?

    Saksi: Ya.

    Penyidik: Jadi untuk apa dia meneriakkan itu kalau dia tak melihat Anda, dan

    bahkan dia belum tahu kalau Anda sudah kembali dari Bristol?

    Saksi (kebingungan): Saya tidak tahu.

    Anggota Juri: Tidakkah Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan ketika Anda

    berlari ke arah ayah Anda yang terluka parah itu?

    Saksi: Secara pasti, tidak ada.

    Penyidik: Apa maksud Anda?

    Saksi: Saya sangat bingung dan ketakutan waktu saya berlari mendekati suara

    jeritan itu, sehingga pikiran saya hanya tertuju pada keselamatan ayah saya.

    http://www.mastereon.com

    9



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    Tapi, rasanya saya melihat sesuatu tergeletak di tanah di sebelah kiri saya.

    Nampaknya semacam jaket atau kain wol berwarna abu-abu, begitulah. Ketika

    kemudian saya berdiri, saya mencoba mencari benda itu, tapi sudah tidak ada

    lagi.

    Maksud Anda, benda itu sudah tak ada di tempatnya sebelum Anda pergi mencari

    pertolongan?

    Ya, sudah tak ada lagi di situ.

    Apakah Anda tak bisa mengatakan dengan pasti benda apakah itu?

    Tidak saya hanya merasa bahwa ada sesuatu di situ.

    Seberapa jauhkah jarak benda itu dari tempat ayah Anda tergeletak?

    Sekitar dua belas meter.

    Dan dari arah hutan?

    Kira-kira sejauh itu juga.

    Jadi, seandainya ada orang yang, mengambil benda itu, berarti pada saat itu

    Anda masih ada di situ, hanya dengan jarak dua belas meter dari benda itu?

    Ya, tapi saya membelakanginya.

    Berakhirlah pemeriksaan itu sampai di sini.

    "Memang komentar petugas penyidik di akhir pemeriksaan agak menyudutkan pemuda McCarthy," kataku "Ditekankannya ketidakcocokan kode 'Cooee' tersebut dengan pengakuan sang pemuda bahwa ayahnya belum melihat dia. Lalu penolakannya untuk menceritakan isi pertengkarannya

    dengan ayahnya, dan kisahnya yang aneh mengenai kata-kata yang diucapkan oleh ayahnya sebelum

    meninggal. Semua ini, sebagaimana dikatakan oleh petugas penyidik, sangat memberatkan si anak."

    Holmes tertawa perlahan kepada dirinya sendiri dan membaringkan tubuhnya di tempat duduk

    yang ada bantalnya. "Baik kau maupun petugas penyidik itu sama payahnya," katanya. "Menurutku, kedua hal tadi malah meringankan sang pemuda. Apa kaukira dia begitu tololnya hingga tak mampu

    mengarang cerita pertengkaran yang akan menarik simpati para juri? Atau begitu cerdiknya hingga

    dapat mengada-ada soal kain wol yang tiba-tiba menghilang atau tentang ucapan terakhir ayahnya yang ada hubungannya dengan a rat—tikus—itu? Ternyata tidak, kok. Aku akan menyelidiki kasus ini dari sudut pandang bahwa apa yang dikatakan pemuda itu benar adanya, dan kita akan lihat apa yang kita

    http://www.mastereon.com

    10



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    dapatkan nanti. Sekarang, bacalah buku karangan Petrarch ini, dan jangan menyebut-nyebut tentang

    kasus ini lagi sampai kita tiba di tempat kejadian. Kita akan berhenti untuk makan siang di Swindon, dan nampaknya kita akan sampai di sana dua puluh menit lagi."

    Setelah melewati daerah Stroud Valley dan Severn yang indah, kami akhirnya tiba di kota kecil

    bernama Ross pada hampir jam empat sore. Seorang pria kurus yang mukanya licik seperti musang

    telah menunggu kami di peron. Walaupun dia mengenakan jaket luar coklat muda dan sepatu kulit yang

    sesuai dengan suasana pedesaan, aku langsung mengenalinya. Dialah Lestrade dari Scotland Yard.

    Kami diantarnya ke Penginapan Hereford Arms. Kami telah dipesankan kamar di situ.

    "Saya sudah minta agar disiapkan kereta untuk kalian," kata Lestrade begitu kami duduk untuk minum teh. "Saya tahu Anda sigap sekali, dan Anda pasti tak sabar lagi untuk segera pergi ke tempat kejadian."

    "Anda baik sekali" kata Holmes. "Tapi itu tergantung cuaca."

    Lestrade nampak heran. "Saya tak mengerti maksud Anda," katanya.

    "Berapakah suhu udara saat ini? Dua puluh sembilan derajat, ya. Tidak ada angin bertiup, dan

    tidak mendung. Saya bawa satu pak rokok, masih utuh. Malam ini kami sebaiknya santai dulu saja di

    sofa empuk itu sambil merokok. Tak biasanya penginapan di desa memasang sofa seempuk ini. Saya

    rasa, saya tak memerlukan kereta malam ini."

    Lestrade tertawa seakan-akan maklum, "Anda pasti telah berhasil menarik kesimpulan dari berita-berita di koran," katanya. "Kasus ini memang jelas sekali. Penyelidikan lebih lanjut justru hanya akan memperkuat kesimpulan yang sudah ada. Tapi, bagaimanapun, kita tak bisa menolak permintaan

    seorang gadis yang menawan hati, bukan? Dia telah mendengar tentang Anda, dan ingin minta pendapat Anda, walaupun saya sudah berulang kali mengatakan kepadanya bahwa Anda pun takkan

    bisa berbuat lebih banyak dari yang sudah saya lakukan. Nah, itu dia!"

    Belum selesai Lestrade berkata-kata, seorang gadis berlari memasuki ruangan di mana kami

    berada. Dibanding dengan gadis-gadis cantik yang pernah kutemui, gadis ini lebih cantik lagi. Matanya yang biru legam bersinar-sinar, bibirnya terbuka, pipinya agak memerah. Sikapnya menggebu-gebu dan

    dia kelihatan amat cernas.

    "Oh, Mr. Sherlock Holmes!" serunya sambil memandang kami secara bergantian, dan akhirnya,

    http://www.mastereon.com

    11





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    dengan naluri kewanitaannya, dia mendekat ke arah temanku. "Saya senang sekali Anda telah datang.

    Saya sengaja datang kemari untuk menemui Anda. Saya tahu James tidak melakukan pembunuhan itu.

    Saya tahu itu dan saya harap Anda bisa segera bertindak untuk membuktikannya. Anda tak perlu sangsi sedikit pun tentang hal ini. Kami sudah saling mengenal sejak kecil, dan saya tahu persis kekurangan-kekurangannya. Tapi dia itu sangat lembut hatinya, bahkan melukai lalat saja dia tak tega. Tuduhan

    yang dibebankan kepadanya sangat tak masuk akal bagi orang yang benar-benar mengenalnya."

    "Semoga kami bisa menolongnya, Miss Turner,"

    kata Sherlock Holmes. "Percayakan semuanya pada

    saya, dan saya akan bertindak semampu saya."

    "Tapi, Anda tentunya sudah membaca tentang

    bukti-bukti yang didapatkan, bukan? Sudahkah Anda

    menarik suatu kesimpulan? Adakah Anda menemukan

    lubang atau cacat pada bukti-bukti itu7 Tidakkah Anda

    sendiri merasa bahwa dia tidak bersalah?1'

    "Saya rasa, bisa saja begitu."

    "Nah, kan!" teriaknya sambil menoleh dan menatap

    ke arah Lestrade dengan sengit. "Anda dengar? Dia

    memberi harapan pada saya."

    Lestrade mengangkat kedua bahunya. "Saya rasa, teman saya ini telah bertindak amat gegabah

    dengan kesimpulannya itu," katanya.

    "Tapi dia benar. Oh! Saya tahu dialah yang benar. James tak pernah melakukan hal seperti itu.

    Dan tentang pertengkarannya dengan ayahnya, saya yakin alasan penolakannya untuk menceritakan

    kepada petugas penyidik itu ialah karena ada sangkut pautnya dengan diri saya."

    "Sangkut paut bagaimana?" tanya Holmes.

    "Saya tak ingin merahasiakan hal ini lagi. James dan ayahnya berbeda pendapat soal diri saya.

    Mr. McCarthy sangat mengharapkan agar kami berdua bisa menikah. James dan saya selama ini memang saling mencintai, tapi hanya seperti kakak dan adik. Tentu saja, karena James masih amat

    muda dan belum tahu banyak tentang kehidupan ini, dan... dan... yah, dia belum berniat untuk menikah.

    http://www.mastereon.com

    12





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    Lalu mereka bertengkar, berkali-kali, dan saya yakin, pertengkaran terakhir juga gara-gara soal ini."

    "Dan ayah Anda?" tanya Holmes.

    "Apakah dia setuju dengan hubungan kalian

    berdua?"

    "Tidak, dia juga menentang. Hanya Mr.

    McCarthy yang setuju!" Pipinya langsung

    memerah ketika Sherlock Holmes menatapnya

    dengan penuh rasa ingin tahu setelah dia

    mengucapkan

    hal ini.

    "Terima kasih untuk informasi ini,"

    katanya. "Apakah saya bisa menemui ayah Anda kalau saya ke rumah Anda besok pagi?"

    "Nampaknya, dokter tak akan mengizinkan Anda."

    "Dokter?"

    "Ya, apakah Anda belum dengar? Kesehatan ayah saya yang malang sudah memburuk sejak

    beberapa tahun terakhir ini, dan musibah ini semakin membuatnya sedih. Dia hanya terbaring di tempat tidur saja, dan Dr. Willows mengatakan bahwa keadaannya sangat memprihatinkan, karena sistem

    sarafnya telah terganggu. Mr. McCarthy adalah satu-satunya teman yang telah dikenalnya sejak mereka tinggal di Victoria."

    "Ha! Victoria! Itu penting."

    "Ya, waktu itu mereka tinggal di daerah pertambangan."

    "Oh, begitu, daerah pertambangan emas yang lalu menjadikan Mr. Turner kaya raya."

    "Benar."

    "Terima kasih, Miss Turner. Anda sangat banyak membantu saya."

    "Kabari saya kalau ada perkembangan baru besok pagi. Anda pasti akan menemui James di

    tempat tahanannya, kan? Oh, kalau ya, Mr. Holmes, tolong katakan padanya bahwa menurut saya dia

    http://www.mastereon.com

    13





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    tidak bersalah."

    "Akan saya sampaikan. Miss Turner."

    "Saya harus segera pulang, karena Ayah sedang sakit, dan dia selalu ingin saya temani. Sampai

    jumpa lagi, dan Tuhan kiranya menolong upaya Anda." Dia meninggalkan ruangan dengan bergegas,

    persis seperti waktu masuknya tadi, dan kami lalu mendengar gemeretak keretanya menjauh di jalanan.

    "Anda keterlaluan, Holmes," kata Lestrade dengan ketus setelah kami terdiam selama beberapa menit. "Untuk apa Anda menjanjikannya harapan kosong seperti itu? Hati saya memang tak terlalu lembut, tapi apa yang Anda lakukan itu kejam sekali, menurut saya."

    "Saya rasa, saya sudah mendapatkan peluang untuk membela James McCarthy," kata Holmes.

    "Apakah Anda punya izin untuk menengoknya di tahanan?"

    "Ya, tapi hanya untuk kita berdua."

    "Kalau begitu, setelah saya mempertimbangkan lebih lanjut, sebaiknya saya pergi menjenguknya sekarang saja. Masih ada waktu untuk naik kereta api malam ke Hereford, kan?"

    "Cukup banyak."

    "Kalau begitu, mari kita berangkat. Watson, maaf, kau menunggu di sini, ya? Aku cuma akan

    pergi selama beberapa jam, kok."

    Kuantar mereka sampai di stasiun, lalu aku berjalan-jalan mengelilingi kota kecil itu sebelum

    kembali ke penginapan. Di kamar penginapan itu, aku berbaring di sofa dan mencoba membaca sebuah

    novel. Tapi ceritanya tak begitu menarik

    dibandingkan dengan misteri yang sedang

    kami selidiki. Perhatianku jadi terpecah-

    pecah antara cerita novel itu dan kasus

    yang sedang kuhadapi. Akhirnya novel itu

    kulempar ke samping dan mulailah

    pikiranku melayang-layang, dipenuhi oleh

    peristiwa-peristiwa sepanjang hari tadi.

    Misalkan saja kisah pemuda yang malang

    http://www.mastereon.com

    14



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    itu benar, lalu apa yang sebenarnya terjadi setelah dia meninggalkan ayahnya karena pertengkaran itu?

    Bukankah sesaat kemudian dia berbalik mendengar jeritan ayahnya? Pasti sesuatu yang sangat mengerikan dan menakutkan. Kira-kira, apa ya? Tidakkah bekas lukanya akan menunjukkan sesuatu,

    kalau kuperiksa? Aku membunyikan bel dan minta koran mingguan lokal yang memuat hasil pemeriksaan mayat secara rinci. Menurut ahli bedah, nampaknya bagian belakang tulang ubun-ubun

    sebelah kirinya dan separo tulang belakang kepalanya telah hancur karena pukulan yang keras dari

    semacam benda tumpul. Kuraba kepalaku di bagian-bagian yang disebut itu. Jelas, bahwa pukulan

    semacam itu datangnya dari arah belakang. Kenyataan ini agak meringankan terdakwa, karena ketika

    pemuda itu bertengkar dengan ayahnya, mereka tentulah saling berhadapan. Tapi tak banyak menolong

    juga, karena bisa saja terjadi bahwa ayahnya telah membalikkan badannya sebelum pemuda itu memukulnya. Namun ini toh perlu dilaporkan pada Holmes. Lalu tentang ucapannya yang aneh menjelang ajalnya yang menyebut-nyebut a rat itu. Apa maksudnya? Pasti bukan karena mengigau.

    Seseorang yang sekarat karena pukulan tiba-tiba, biasanya tidak dalam keadaan mengigau. Tidak!

    Lebih tepat kalau dikatakan bahwa dia sedang berupaya untuk menjelaskan apa yang telah menimpanya. Tapi, apa maksudnya? Kuperas otakku untuk mencari kemungkinan jawabannya. Lalu,

    kain berwarna abu-abu yang dilihat oleh pemuda McCarthy. Kalau itu benar, sesuatu milik sang pembunuh pastilah telah terjatuh pada waktu dia melarikan diri, mungkin jaketnya. Dan dia pasti telah memaksakan diri untuk memungutnya kembali pada saat pemuda itu berjongkok membelakanginya di

    depart ayahnya tak jauh dari situ. Wah, kok serba misterius dan tak masuk akal! Aku bukannya mengesampingkan pendapat Lestrade sama sekali, tapi aku lebih percaya pada naluri Sherlock Holmes.

    Maka aku pun berharap semoga ada fakta baru yang akan membuktikan bahwa pemuda McCarthy

    memang tak bersalah.

    Malam telah sangat larut ketika Sherlock Holmes kembali. Dia pulang sendirian karena Lestrade menginap di kota.

    "Hawanya masih panas sekali," komentarnya sambil mengambil tempat duduk. "Semoga hujan tak akan turun sebelum kita mengamati tempat kejadian itu. Tapi aku tadi memang tak mau pergi,

    karena badanku letih sekali setelah perjalanan yang panjang. Orang harus berada dalam kondisi prima kalau mau melakukan penyelidikan. Oh ya, aku sudah menemui pemuda McCarthy."

    "Apa yang kaudapatkan darinya?"

    http://www.mastereon.com

    15



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    "Nihil."

    "Tak ada petunjuk sedikit pun?"

    "Sama sekali tidak. Aku sempat berpikir bahwa dia sebenarnya tahu siapa pelakunya, dan dia

    mencoba melindunginya. Tapi kini aku yakin bahwa dia memang tak tahu apa-apa, dia sama bingungnya dengan orang-orang lain. Dia bukan pemuda yang amat cerdas, tapi wajahnya tampan, dan

    kurasa juga baik hat."

    "Bodoh sekali dia," komentarku, "kalau dia benar-benar menolak untuk menikah dengan gadis secantik Miss Turner."

    "Ah, soal itu ternyata ada latar belakangnya yang agak menyedihkan. Pemuda ini sebenarnya

    amat mencintai gadis itu. Tapi, kira-kira dua tahun yang lalu, ketika dia masih ingusan, dan ketika dia belum mengenal gadis itu secara mendalam karena sang gadis bersekolah jauh darinya selama lima

    tahun, si ingusan yang tolol ini jatuh ke pelukan seorang pelayan bar di Bristol, dan menikahinya di kantor catatan sipil! Tak ada seorang pun yang tahu tentang hal ini, jadi bayangkan betapa jengkelnya dia ketika ayahnya marah kepadanya karena dia tidak mau menikahi Miss Turner—sesuatu yang sebenarnya sangat didambakannya tapi yang dia tahu persis tak mungkin dilakukannya. Kejengkelan

    yang memuncak inilah yang membuatnya hampir memukul ayahnya pada percakapan mereka yang

    terakhir, karena orang tua itu memaksanya untuk melamar Miss Turner. Sebaliknya, karena dia belum

    mampu membiayai hidupnya sendiri, dia tak berani berterus terang soal pernikahannya kepada ayahnya, karena dia pasti akan diusir dari rumah. Kepergiannya ke Bristol selama tiga hari itu adalah untuk menemui istrinya, dan ayahnya tak tahu ke mana dia pergi. Ingat itu. Ini penting. Tapi musibah ini ada sisi baiknya juga. Ketika istrinya membaca tentang musibah yang melibatkan suaminya, bahkan dengan kemungkinan hukuman gantung dia lalu memutuskan hubungan dengan suaminya. Wanita itu

    menulis surat kepadanya dan mengatakan bahwa sebenarnya dia sudah mempunyai suami di Bermuda

    Dockyard, sehingga dengan demikian tak ada hubungan lagi dengannya. Kurasa berita itu sangat melegakan pemuda McCarthy dari beban yang selama ini dipikulnya."

    "Kalau bukan dia pelakunya, lalu siapa?"

    "Ah! Siapa? Coba perhatikan dua hal ini. Pertama, korban waktu itu ada janji bertemu dengan

    seseorang di dekat danau, dan orang itu pastilah bukan anaknya, karena dia sedang tak berada di

    http://www.mastereon.com

    16



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    rumah, dan sang ayah tak tahu kapan dia akan kembali. Kedua, korban meneriakkan 'Cooee!' sebelum

    dia tahu bahwa anaknya telah kembali. Hal-hal itu sangat penting dan sangat mempengaruhi kasus ini.

    Sebaiknya kita sekarang membicarakan tentang George Meredith saja, dan kita tinggalkan urusan kecil itu sampai besok pagi."

    Hujan memang tidak turun semalaman sebagaimana diramalkan oleh Holmes. Keesokan

    harinya, cuaca sangat cerah dan tak ada awan menggantung di langit. Pada jam sembilan Lestrade

    menjemput kami dengan sebuali kereta, dan kami lalu berangkat ke Hatherley Farm dan Boscombe

    Pool.

    "Ada berita penting pagi tadi," kata Lestrade. "Dikatakan bahwa keadaan Mr. Turner sangat parah, dan dia mungkin takkan bertahan lama,''

    "Sudah tuakah dia?" tanya Holmes.

    "Sekitar enam puluhan. Tapi waktu hidup di luar negeri dia telah memeras tenaganya sedemikian rupa, sehingga kini kesehatannya terus momburuk. Musibah ini telah sangat memukulnya.

    Dia berteman akrab dengan McCarthy, dan sangat dermawan kepada temannya itu. Dia menyewakan

    Hatherley Farm kepadanya dengan gratis."

    "Begitukah?! Menarik sekali," kata Holmes.

    "Oh, ya! Dia telah banyak menolongnya. Setiap orang tahu betapa baiknya dia kepada orang

    yang malang itu."

    "Sungguhkah? Tidakkah Anda merasa aneh bahwa McCarthy yang tak begitu mampu itu, dan

    sudah banyak dibantu oleh Turner, masih tetap memaksa agar anaknya menikah dengan putri Turner

    yang pasti akan mewarisi semua kekayaan ayahnya? Bagaimana mungkin dia seolah-olah yakin bahwa kalau anaknya melamar, pasti tak akan ditolak? Yang lebih aneh lagi kita tahu bahwa Turner

    sendiri menentang hal itu. Putrinya sendiri yang mengatakannya pada kami. Tidakkah Anda bisa menarik kesimpulan dari fakta ini?"

    "Kami sudah menarik kesimpulan," kata Lestrade sambil mengedipkan mata kepadaku.

    "Menangani fakta saja sudah cukup sulit, Holmes, apalagi kalau ditambah dengan segala macam teori dan angan-angan."

    http://www.mastereon.com

    17





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    "Anda benar," kata Holmes pura-pura sopan. "Anda memang susah melihat fakta."

    "Bagaimanapun juga, saya telah mendapatkan fakta yang nampaknya terlewatkan oleh Anda,"

    jawab Lestrade dengan sengit.

    "Fakta apakah itu?"

    "Bahwa McCarthy tua dibunuh oleh McCarthy muda dan kalau ada teori yang menentang fakta

    ini, pastilah hanya bagaikan menggapai sinar rembulan saja."

    "Yah, sinar rembulan kan lebih terang dibandingkan kabut," kata Holmes sambil tertawa. "Tapi kalau tak salah, yang di sebelah kiri itu Hatherley Farm, kan?"

    "Benar."

    Bangunan itu cukup luas dan menarik,

    berlantai dua, beratap bata, dan lumut kuning

    menempel pada beberapa bagian dindingnya yang

    berwarna abu-abu. Kerai jendelanya tertutup

    sebagian cerobong asapnya tak dinyalakan,

    sehingga rumah itu berkesan menyeramkan

    seolah-olah musibah yang mengerikan itu masih

    menggantung di situ. Kami mengetuk pintu, lalu

    atas permintaan Holmes, seorang pelayan wanita

    menunjukkan sepatu tuannya yang dipakai pada

    waktu ajalnya, dan juga sepatu anaknya,

    walaupun yang ada bukanlah yang dipakai waktu itu. Setelah mengukur kedua sepatu itu dengan teliti

    dan mengamatinya dari tujuh atau delapan sudut pandang Holmes ingin segera menuju ke halaman.

    Dari situ, kami lalu berjalan melewati jalan yang berkelok-kelok menuju Boscombe Pool.

    Holmes menjadi pribadi yang lain kalau sedang melacak kejahatan seperti ini. Benar-benar tak

    mirip dengan sosok Holmes sang pemikir yang tenang dari Baker Street. Saat ini, wajahnya menjadi

    merah padam. Alisnya mengerut, dan matanya menjadi keras dan nyalang. Wajahnya menunduk, bahunya ditekuk, bibirnya terkatup rapat, dan urat-urat di lehernya yang panjang dan menonjol ototnya terlihat bagaikan tali cemeti. Dengusan napasnya terdengar memburu dengan keras seperti binatang

    http://www.mastereon.com

    18





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    buas yang sedang memburu mangsanya, dan pikirannya benar-benar terpusat pada masalah yang sedang ditanganinya. Dia tak mengacuhkan apa pun yang kami katakan, paling-paling hanya menjawab

    dengan bentakan pendek yang menunjukkan kejengkelannya.

    Dengan sigap dan tanpa berkata sepatah pun dia berjalan melewati jalanan yang membelah

    padang rumput itu, lalu akhirnya sampai ke hutan dekat Boscombe Pool. Tanahnya lembap dan berawa,

    sebagaimana tanah pada umumnya di daerah semacam itu, dan ada banyak sekali bekas kaki, baik di

    jalanan itu maupun di kedua sisi rerumputan. Kadang-kadang Holmes mempercepat langkahnya, kadang-kadang mendadak berhenti, dan sekali waktu dia berbalik dan mengitari tempat itu. Aku dan

    Lestrade berjalan di belakangnya. Sikap Lestrade acuh tak acuh dan agak meremehkan temanku, sedangkan aku memperhatikan temanku dengan penuh minat karena aku yakin bahwa setiap tindakannya itu mengandung maksud tertentu.

    Boscombe Pool, yang merupakan danau kecil yang

    pinggirannya dipenuhi alang-alang terlihat kira-kira lima

    puluh meter di depan sana. Danau itu terletak tepat di

    perbatasan Hatherley Farm dan halaman rumah Mr. Turner

    yang kaya raya. Di ujung yang lain hutan itu, terlihat puncak

    rumah sang pemilik tanah yang berwarna merah. Hutan yang

    terletak dekat Hatherley Farm lebat sekali, dan ada rumput

    basah memanjang sejauh dua puluh langkah membatasi hutan

    dan alang-alang di pinggir danau itu. Lestrade menunjukkan

    tempat ditemukannya mayat. Tanah di situ benar-benar

    lembap sehingga bekasnya masih jelas terlihat. Wajah Holmes

    yang penasaran dan matanya yang menyipit, menunjukkan

    bahwa dia mendapat banyak masukan dari keadaan rumput

    yang terinjak-injak di sekitar tempat itu. Dia lari berkeliling,

    bagaikan anjing yang mencium sesuatu, lalu kembali lagi

    menghampiri Lestrade.

    "Untuk apa Anda nyebur ke danau?" tanyanya.

    "Mengorek-ngorek dengan garu. Saya kira saya bisa menemukan senjata atau apa. Tapi,

    http://www.mastereon.com

    19





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    bagaimana mungkin...?"

    "Sudah, sudah! Saya tak punya waktu lagi. Jejak kaki kiri Anda yang melengkung ke dalam itu

    memenuhi tempat ini. Tikus pun akan bisa melihatnya. Jejak itu menghilang di antara alang-alang. Oh, aku seharusnya kemari sebelum tempat ini diinjak injak banyak orang. Mereka itu bagaikan kerbau

    yang berguling-guling di kubangan. Ini bekas rombongan pengelola penginapan, dan ada sekitar enam

    atau delapan jejak kaki mereka di sekitar sini. Tapi ada jejak sepasang kaki yang terpisah."

    Dia mengeluarkan kaca pembesarnya dan duduk di tanah untuk mengamati dengan lebih teliti,

    sambil terus menggumam pada dirinya sendiri.

    "Yang ini bekas kaki McCarthy muda. Dua kali dia lewat sini, dan sekali sambil berlari cepat,

    sehingga alas sepatunya menghunjam lebih dalam ke tanah dan bekas, hak sepatunya hampir tak terlihat. Jejak itu cocok dengan penuturannya. Dia berlari ketika melihat ayahnya terkapar di tanah.

    Dan yang ini jejak kaki ayahnya ketika mondar-mandir di sini. Lalu, he, apa ini? Bekas gagang senapan pemuda itu ketika sedang mendengarkan omelan ayahnya. Dan yang ini? Ha, ha! Apa ini? Jejak kaki

    yang berjingkat, kaki yang berjingkat! Persegi lagi, berarti sepatunya agak khas! Jejak yang ini datang, lalu pergi, kemudian datang lagi—tentu saja untuk mengambil jaket yang ketinggalan! Nah, dari mana

    asal jejak ini?"

    Dia berlari naik-turun, kadang-kadang kecewa, kadang-kadang menemukan arah jejak itu, sampai akhirnya kami mendekati hutan. Kami berlindung di bawah bayangan sebuah pohon yang amat

    besar. Holmes masih melanjutkan pelacakannya dan akhirnya sekali lagi membungkukkan badan hingga wajahnya hampir menempel di tanah sambil berteriak kegirangan. Dia berada di situ selama

    beberapa saat, sambil menyibakkan daun-daun dan ranting-ranting, lalu mengambil semacam debu

    segenggam dan memasukkannya ke sebuah

    amplop. Dengan kaca pembesarnya dia

    mengamati bukan saja tanah, tapi juga

    batang pohon sampai setinggi yang bisa

    dijangkaunya. Sebuah batu yang bergerigi

    pinggirannya tergeletak di tengah lumut;

    ini pun diamatinya dengan teliti, lalu

    disimpannya. Kemudian, dia terus berjalan

    http://www.mastereon.com

    20



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    menerobos hutan itu sampai tiba di jalan besar di ujung sana. Sampai di sini berakhirlah semua jejak yang ada.

    "Kasus ini menarik sekali," komentarnya. Dia sudah kembali ke sikapnya semula. "Saya rasa rumah abu-abu di sebelah kanan itu adalah penginapan yang dimaksud oleh pemuda McCarthy. Saya

    mau ke sana dan berbicara dengan Moran. Mungkin ada yang perlu saya catat. Sesudah itu, kita akan

    pulang untuk makan siang. Silakan menuju ke kereta duluan, saya akan menyusul tak lama lagi."

    Sepuluh menit kemudian kami bertiga sudah berkumpul di kereta lagi. Kami lalu berangkat

    menuju Ross. Holmes masih menyimpan batu yang diambilnya dari hutan tadi.

    "Ini mungkin akan menarik perhaban Anda, Lestrade," katanya sambil menunjukkan batu itu.

    "Inilah yang dipakai untuk membunuh McCarthy."

    "Tak ada tanda-tandanya."

    "Memang."

    "Lalu, bagaimana Anda bisa tahu?"

    "Dari rumput yang tumbuh di bawahnya. Benda itu baru ada di situ selama beberapa hari. Sejak

    ada di situ, tak ada orang yang mengambilnya. Benda ini cocok dengan luka-luka korban. Tak ada

    petunjuk yang mengarah digunakannya senjata lain."

    "Dan pembunuhnya?"

    "Seorang pria jangkung, kidal, kaki kanannya pincang, memakai sepatu berburu yang solnya

    amat tebal serta jaket abu-abu, mengisap cerutu India, pakai pipa, dan membawa pisau lipat yang

    tumpul di sakunya. Ada beberapa indikasi lainnya lagi, tapi sementara ini yang sudah saya sebut tadi cukuplah bagi kita untuk melakukan pelacakan."

    Lestrade tertawa "Wah, saya masih ragu," katanya. "Boleh saja Anda berteori, tapi biarlah hakim yang menentukan."

    "Terserahlah," jawab Holmes dengan kalem. "Anda bekerja dengan cara Anda sendiri, dan saya bekerja dengan cara saya. Saya akan sibuk siang ini, dan mungkin akan kembali ke London nanti

    malam."

    http://www.mastereon.com

    21



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    "Dan meninggalkan kasus ini begitu saja, tanpa penyelesaian?"

    "Tentu tidak. Akan terselesaikan!"

    "Tapi, misteri ini kan masih...?"

    "Sudah terselesaikan."

    "Siapa penjahatnya, kalau begitu?"

    "Orang yang saya gambarkan tadi."

    "Siapa?"

    "Pasti tak susah untuk menebaknya. Ini kan cuma desa kecil."

    Lestrade mengangkat kedua bahunya. "Saya orangnya praktis," katanya. "Untuk apa saya susah-susah mengelilingi desa ini untuk mencari seseorang yang kidal tangannya dan pincang kakinya? Saya

    akan ditertawakan oleh Scotland Yard."

    "Baiklah," kata Holmes dengan tenang. "Pokoknya saya sudah memberi kesempatan pada Anda.

    Kita sudah sampai di penginapan Anda. Selama tinggal. Saya akan mengirim kabar sebelum saya

    pulang."

    Sesudah Lestrade turun, kami melanjutkan perjalanan dengan kereta menuju hotel kami. Makan

    siang sudah terhidang di meja. Holmes terdiam dan sedang berpikir dengan serius. Wajahnya nampak

    sedih sepertinya sedang menghadapi sesuatu yang mengejutkan dan membingungkannya.

    "Sini, Watson," katanya ketika meja makan sudah dibersihkan, "duduklah di kursi ini dan dengarkan aku berkhotbah sebentar. Aku bingung apa yang harus kulakukan, dan aku butuh nasihatmu.

    Nyalakan cerutumu dan izinkan aku bercerita."

    "Silakan."

    '

    "Yah, sehubungan dengan kasus ini, ada dua hal yang langsung menarik perhatian kita. Aku

    merasa kedua hal itu akan meringankan terdakwa, sedangkan kau merasa sebaliknya. Yang pertama

    ialah fakta bahwa menurutnya ayahnya berteriak 'Cooee!' sebelum melihatnya. Yang kedua ialah kata a rat yang keluar dari bibir korban sebelum ia meninggal. Sebetulnya korban menggumamkan beberapa kata lain, tapi hanya itu yang didengar oleh sang anak. Kita harus memulai pengamatan kita dari kedua

    http://www.mastereon.com

    22



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    hal ini, dan kita mulai dengan menganggap bahwa apa yang dikatakan pemuda itu benar adanya."

    "Kalau begitu, bagaimana dengan teriakan 'Cooee!' itu?"

    "Jelas teriakan itu tidak ditujukan kepada sang anak, karena setahu ayahnya, dia masih berada di Bristol. Kebetulan saja dia mendengarnya. Teriakan itu sebenarnya dimaksudkan untuk memberi kode

    kepada orang yang akan ditemuinya di tempat itu. Tapi 'Cooee!' itu adalah teriakan khas orang Australia atau orang-orang yang pernah bergaul dengan orang-orang Australia. Jadi aku menduga.

    bahwa pertemuan di dekat Boscombe Poof itu adalah antara McCarthy dengan seseorang yang pernah

    tinggal di Australia."

    "Lalu, bagaimana dengan ucapan a rat itu?"

    Sherlock Holmes mengeluarkan kertas yang terlipat dari sakunya dan membentangkannya di

    meja. "Ini peta Koloni Victoria," katanya. "Aku menelegram ke Bristol untuk minta agar aku dikirimi peta ini tadi malam." Dia menunjuk salah satu bagian dari peta itu, dan menutupi sebagian tulisannya.

    "Coba baca!" pintanya.

    "ARAT," begitu bunyinya ketika kubaca.

    "Dan sekarang?" Dia mengangkat tangannya dari peta itu.

    "BALLARAT."

    "Begitulah. Itulah kata yang diucapkan oleh korban, yang oleh anaknya hanya terdengar dua

    suku kata terakhirnya. Dia ingin menyebutkan nama pembunuhnya, yaitu titik-titik-titik dari Ballarat."

    "Luar biasa!" seruku.

    "Ah, tidak. Nah, dengan demikian masalahnya telah kupersempit. Kita anggap saja si pemuda

    tak salah lihat soal jaket abu-abu itu, jadi kita memiliki gambaran yang lebih jelas sekarang.

    Pembunuhnya berasal dari Australia, tepatnya dari Ballarat, dan mempunyai jaket abu-abu."

    "Tentu saja."

    "Dan orang itu pastilah dikenal di daerah ini, karena Boscombe Pool hanya bisa dicapai lewat

    pertanian McCarthy atau Mr. Turner. Orang asing tentunya tak dapat seenaknya mondar-mandir di

    situ."

    http://www.mastereon.com

    23





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    "Begitulah kelihatannya."

    "Lalu hasil penyelidikan kita pagi tadi. Setelah mengamati tanah di situ, aku mendapatkan

    rincian-rincian yang sepele tentang pembunuh itu seperti tadi sudah kusampaikan pada Lestrade yang

    tolol itu."

    "Tapi bagaimana kau bisa mendapatkan rincian-rincian itu?"

    "Kau kan tahu caraku bekerja. Tentu saja didasarkan pada pengamatan terhadap hal-hal yang

    sepele."

    "Aku tahu tinggi badan pembunuh itu bisa dikira-kira dari panjang langkahnya. Jenis sepatunya

    pun bisa diperoleh dari jejaknya."

    "Ya, sepatunya agak aneh."

    "Tapi bagaimana kau tahu bahwa dia pincang?"

    "Jejak sepatunya yang sebelah kanan tak terlalu

    dalam dibandingkan dengan yang kiri. Jadi tekanan

    kaki kanannya tak terlalu kuat. Mengapa? Karena dia

    pincang."

    "Kalau tentang tangannya yang kidal?"

    "Kau sendiri kan terkejut ketika membaca hasil

    pemeriksaan ahli bedah mayat tentang luka-luka

    korban yang mematikan itu. Pukulan itu berasal dari

    belakang, mengenai bagian kiri ke palanya. Nah,

    bagaimana itu mungkin terjadi kalau pelakunya

    bukan orang kidal? Dia bersembunyi di belakang

    pohon selama ayah dan anak itu bertengkar. Dia

    bahkan sempat merokok. Aku menemukan abu

    cerutunya, yang setahuku adalah cerutu India. Kau

    kan tahu, masalah abu sangat menarik perhatianku.

    bahkan aku pernah menulis makalah mengenai 140

    http://www.mastereon.com

    24





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    jenis abu cerutu, rokok, dan tembakau. Setelah menemukan abunya, aku juga menemukan puntung

    cerutu yang dibuangnya di tengah-tengah lumut. Ternyata memang cerutu India yang diproduksi di

    Rotterdam."

    "Lalu soal pipa itu?"

    "Aku tahu bahwa bagian ujung cerutunya bukanlah bekas diisap di mulut. Jadi, tentunya dia

    mengisapnya dengan pipa. Ujung cerutu itu dipotong, tak ada bekas gigitan, tapi potongannya tidak

    rapi. Jadi kesimpulanku, pisau lipat tumpullah yang telah digunakannya untuk memotong ujung cerutu

    itu."

    "Holmes," kataku, "jaring yang kaupasang sekeliling sang pembunuh benar-benar tak dapat ditembus. Kau juga telah menyelamatkan nyawa pemuda yang tak bersalah. Kini, aku tahu siapa pembunuhnya. Tentunya dia adalah..."

    "Mr. John Turner," teriak petugas hotel sambil membuka pintu kamar kami dan mengantar

    masuk seorang tamu.

    Tamu itu aneh bentuk badannya dan menarik

    perhatian. Langkahnya pelan-pelan dan pincang. Dengan

    pundaknya yang bungkuk, dia benar-benar menampilkan

    sosok seorang tua yang sudah renta, tapi wajahnya yang

    keras, kasar, dan jelas lekuk-lekuknya, serta tangannya

    yang kekar menunjukkan bahwa tubuhnya dulu amat

    kuat. Jenggotnya kusut masai, rambutnya beruban, kedua

    alisnya tebal dan hampir menyatu, membuat

    penampilannya nampak seperti orang yang berj-angkat

    tinggi dan berkuasa. Tapi kulit wajahnya amat pucat, bibir

    dan ujung hidungnya kebiru-biruan. Jelas, bahwa dia

    sedang menderita sakit yang payah, dan sudah menahun.

    "Silakan duduk di sofa," kata Holmes dengan

    ramah. "Anda terima surat saya?"

    "Ya,



    pengurus



    penginapan



    yang

    http://www.mastereon.com

    25



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    menyampaikannya pada saya. Anda mengatakan bahwa Anda ingin bertemu dengan saya di sini untuk

    menghindari skandal."

    "Saya rasa, orang-orang akan bertanya-tanya kalau saya berkunjung ke rumah Anda."

    "Dan untuk apa Anda ingin bertemu dengan saya?" Dia menatap temanku dengan pandangan

    putus asa, seolah-olah dia sudah menduga jawaban atas pertanyaan yang baru saja diucapkannya sendiri.

    "Ya," kata Holmes sambil membalas tatapan mata tamunya. "Begitulah. Saya tahu semuanya tentang McCarthy."

    Orang tua itu menutup wajahnya dengan kedua tangannya. "Ampun, ya Tuhan!" teriaknya.

    "Tapi saya benar-benar tak berniat mencelakakan pemuda itu. Percayalah saya akan membelanya di pengadilan kelak."

    "Saya senang sekali mendengar hal itu" kata Holmes dengan serius.

    "Sebetulnya sekarang pun saya bersedia buka mulut, kalau saja saya tak mengingat kepentingan

    putri saya tersayang. Kalau dia sampai mendengar hal ini, hatinya pasti akan hancur.. hatinya akan

    hancur, kalau dia mendengar saya ditangkap."

    "Mungkin hal itu tak perlu terjadi," kata Holmes.

    "Apa!"

    "Saya bukan petugas pemerintah. Putri Andalah yang meminta saya datang kemari, dan saya

    bertindak untuk kepentingannya. Tapi, bagaimanapun, McCarthy muda harus dibebaskan."

    "Saya takkan hidup lama lagi," kata si tua Turner. "Saya telah lama menderita diabetes. Dokter mengatakan saya mungkin hanya akan bertahan sebulan lagi. Tapi saya mohon, biarkan saya mati di

    rumah sendiri dan bukan di penjara."

    Holmes bangkit dan duduk di belakang mejanya. Ada setumpuk kertas di hadapannya dan

    pulpen di tangannya.

    "Tolong ceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi," katanya. "Saya akan mencatatnya. Nanti Anda tinggal membubuhkan tanda tangan, dan Watson akan menjadi saksi. Kalau keadaan amat

    http://www.mastereon.com

    26



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    mendesak kelak, barulah pengakuan Anda ini akan saya gunakan untuk menyelamatkan jiwa pemuda

    McCarthy. Saya berjanji tak akan menggunakannya kecuali kalau benar-benar sangat diperlukan."

    "Baik," kata orang tua itu. "Bagi saya sebenarnya tak jadi masalah, karena saya toh mungkin sudah tiada waktu kasusnya ditangani Pengadilan Assizes. Saya hanya menjaga bagaimana supaya

    Alice tak terguncang hatinya oleh hal ini. Sekarang, saya akan jelaskan semuanya kepada Anda. Latar belakangnya sudah lama sekali, tetapi saya hanya akan menceritakannya secara singkat.

    "Anda pasti tak kenal siapa McCarthy yang sudah mati itu. Dia itu jelmaan iblis. Sungguh!

    Semoga Anda tak ketemu dengan orang macam dia seumur hidup Anda. Dia telah mencengkeram saya

    selama dua puluh tahun terakhir ini, sekaligus menghancurkan hidup saya. Baiklah, saya mulai dari

    awal perkenalan kami.

    "Kami berkenalan sekitar awal tahun 1860, di daerah pertambangan. Waktu itu saya masih

    muda, berdarah panas, ugal ugalan, dan tak takut melakukan apa saja. Saya bergaul dengan teman

    teman yang nakal, peminum, gagal dalam usaha, masuk komplotan anak-anak yang jahat, dan dengan

    kata lain, ikut-ikutan menjadi perampok jalanan. Kami berenam dalam satu grup, dan hidup secara liar seperti itu. Kami sering merampok di stasiun, atau mencegat kereta-kereta yang menuju ke pertambangan. Jack Hitam dari Ballarat, begitulah julukan saya waktu itu, dan sampai sekarang orang-orang di koloni itu pasti masih belum lupa akan kebrutalan gang kami yang terkenal dengan sebutan

    Komplotan Ballarat.

    "Suatu hari sebuah rombongan yang mengangkut emas turun dari Ballarat meriuju Melbourne,

    dan kami pun siap mengintai untuk menyerangnya. Rombongan itu dikawal enam tentara, dan kami

    pun berenam, jadi pasti seru kejadiannya. Kami berhasil merampok empat muatan dalam serangan itu.

    Tapi tiga di antara komplotan kami terbunuh sebelum kami berhasil membawa lari hasil rampokan

    kami. Saya menodongkan pistol tepat ke arah pengemudi kereta, yaitu si McCarthy itu. Kalau tahu

    akan jadi runyam begini, alangkah baiknya seandainya waktu itu saya langsung menembaknya saja.

    Saya mengasihani dia, walau matanya yang bengis mengamati wajah saya dengan tajam seolah-olah

    ingin mengingat-ingat. Akhirnya, kami berhasil melarikan diri dengan membawa hasil rampokan kami.

    Kami jadi kaya raya, lalu pulang ke Inggris tanpa ada orang yang mencurigai kami. Kami berpencar,

    dan selanjutnya saya memutuskan untuk hidup dengan tenang dan terhormat. Saya membeli tanah

    pertanian yang kini saya miliki, yang saat itu kebetulan ditawarkan oleh seseorang. Saya ingin berbuat

    http://www.mastereon.com

    27



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    baik dengan uang saya, untuk menutupi rasa bersalah saya atas cara saya mendapatkan kekayaan.

    "Saya lalu menikah, tapi istri saya meninggal ketika masih muda. Untunglah, kami sudah dikaruniai seorang putri, Alice tersayang. Sejak kelahirannya saya mulai berbalik kejalan yang benar.

    Dengan kata lain, saya benar-benar telah memulai hidup baru, dan banyak berbuat kebaikan untuk

    menebus dosa saya di masa lalu. Semuanya berjalan dengan baik, sampai akhirnya McCarthy mulai

    mencengkeram hidup saya.

    "Suatu hari, saya pergi ke kota untuk mengurus sesuatu, dan saya berjumpa dengannya di

    Regent Street. Dia dalam keadaan sangat mengenaskan, tanpa jaket dan tanpa sepatu.

    "'Kita bertemu lagi, Jack,' katanya sambil menggamit tangan saya. 'Sekarang kita jadi keluarga, ya. Aku dan putraku ingin menumpang di rumahmu. Kalau kau keberatan... bukankah kita kini tinggal

    di Inggris yang sadar hukum? Polisinya juga banyak berkeliaran.'

    "Yah, apa boleh buat? Mereka lalu saya ajak ke rumah. Tak mungkin saya menolak mereka.

    Sejak itu, mereka saya izinkan untuk mendiami sebagian tanah saya tanpa membayar sepeser pun. Tapi

    sesudah itu, saya terus-menerus merasa gelisah dan terganggu, ke mana pun saya pergi, saya selalu

    melihat wajahnya yang memuakkan. Keadaan bertambah runyam ketika Alice meningkat remaja karena McCarthy tahu bahwa saya sangat takut masa lalu saya di ketahui Alice. Ditangkap polisi saya tidak takut tapi kalau rahasia saya sampai diketahui oleh putri tersayang saya... Yah, apa pun yang diminta McCarthy harus saya penuhi, dan semuanya memang saya penuhi tanpa banyak bertanya.

    Tanah, uang, rumah. Tapi, akhirnya dia minta sesuatu yang tak mungkin saya penuhi. Dia menginginkan Alice.

    "Sebagaimana putri saya, putranya pun telah tumbuh menjadi seorang pemuda. Dan karena

    kesehatan saya yang buruk, maka dia merasa sebaiknya putranyalah yang nanti mewarisi semua kekayaan saya. Tapi saya tetap menolak permintaannya ini. Saya tak rela keturunan saya berasal dari orang semacam dia. Saya tak membenci putranya, tapi bagaimanapun juga pemuda itu kan darah

    dagingnya, dan bagi saya itu menjadi alasan yang kuat untuk menolaknya. Karena saya tetap menolak,

    McCarthy mulai mengancam saya. Saya menerima tantangannya. Kami bersepakat untuk bertemu di

    danau itu guna membicarakan hal ini.

    "Ketika saya tiba di sana, saya melihatnya sedang berbicara dengan putranya. Jadi sambil

    http://www.mastereon.com

    28





    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    menunggu, saya bersembunyi di balik pohon sambil mengisap cerutu. Saya mendengar percakapan

    mereka, dan saya jadi marah sekali. Dia memaksa putranya agar mau menikahi putri saya. Dianggap

    apa putri saya ini? Seperti pelacur jalanan yang menyodor-nyodorkan diri? Saya benar-benar naik

    pitam ketika menyadari betapa diri saya dan semua yang saya miliki dan sayangi berada dalam kekuasaan orang semacam dia. Tidak bisakah saya melepaskan diri dari cengkeramannya? Saya toh

    sudah tak ada harapan untuk hidup lebih lama lagi. Walaupun pikiran dan tangan saya masih kuat, saya tahu nasib saya sudah ditentukan demikian. Tapi, bagaimana dengan nama baik saya dan nasib putri

    saya? Kedua hal itu bisa diselamatkan kalau saya bisa menutup mulut bajingan itu selamanya. Itulah

    yang saya lakukan, Mr. Holmes. Kalau saya harus mengulang melakukan hal itu lagi pun, akan saya

    lakukan. Saya mungkin telah berbuat dosa besar, tapi bukankah selama belasan tahun saya sudah

    sangat menderita karena dia? Tapi saya tak sanggup menghadapi kenyataan, kalau sampai hidup putri

    saya pun akan dibuat menderita seperti hidup saya. Maka saya memukulnya dengan seluruh kekuatan

    saya, keras sekali, bagaikan menghantam seorang penjahat kelas berat atau ular berbisa yang menjijikkan. Dia berteriak kesakitan, sehingga putranya berlari kembali mendekatinya, namun saat itu saya sudah menghilang sampai di hutan. Tapi saya harus kembali lagi untuk mengambil jaket saya yang terjatuh ketika saya melarikan diri. Begitulah kejadiannya, Tuan-tuan"

    "Yah, saya tak punya hak untuk menghakimi

    Anda," kata Holmes ketika orang tua itu

    membubuhkan tanda tangan kesaksiannya

    "Semoga kita tak akan pernah mengalami

    pencobaan seperti itu lagi."

    "Semoga tidak, sir. Dan apa yang akan Anda

    lakukan selanjutnya?"

    "Setelah mempertimbangkan kesehatan

    Anda, saya memutuskan untuk tidak melakukan

    apa-apa. Anda pun menyadari bahwa tak lama

    lagi Anda akan mempertanggungjawabkan

    perbuatan Anda di hadapan pengadilan yang

    lebih tinggi dari pengadilan mana pun di dunia

    http://www.mastereon.com

    29



    Sir Arthur Conan Doyle - Misteri di Boscombe Valley

    ini. Pengakuan Anda akan saya simpan, dan kalau McCarthy terancam jiwanya, barulah pengakuan

    Anda saya pergunakan sebagai senjata terakhir. Kalau tidak, biarlah tak ada seorang lain pun yang akan tahu. Rahasia Anda, baik Anda masih hidup atau setelah Anda meninggal, akan kami jaga baik-baik."

    "Kalau begitu saya permisi pulang," kata orang tua itu dengan penuh hormat. "Semoga kelak kalau hidup Anda di dunia ini berakhir, Anda akan berangkat dalam damai karena Anda telah mengasihani saya." Dengan tertatih-tatih, tubuh yang kekar itu meninggalkan kamar kami.

    "Kiranya Tuhan melindungi kita!" kata Holmes setelah terdiam selama beberapa saat.

    "Mengapa nasib mempermainkan orang-orang yang tak berdaya seperti dia, ya? Bila menangani kasus semacam ini, aku selalu teringat ucapan Baxter2, dan ingin rasanya aku mengatakan, 'Lihatlah, hanya atas anugerah Tuhan, Sherlock Holmes bisa melakukan semua ini.'"

    James McCarthy akhirnya dibebaskan oleh Pengadilan Assizes atas keberatan-keberatan yang

    diajukan oleh Holmes melalui tim pembela. Si tua Turner bertahan hidup sampai tujuh bulan sejak

    percakapannya dengan kami. Kini dia sudah meninggal, dan nampaknya kedua sejoli itu, yaitu putra

    McCarthy dan putri Turner, akan membangun rumah tangga yang bahagia tanpa dibayangi oleh awan

    gelap yang menggayuti masa lalu kedua orangtua mereka.

    Download ebook Sherlock Holmes selengkapnya gratis di:

    http://www.mastereon.com

    http://sherlockholmesindonesia.blogspot.com

    http://www.facebook.com/sherlock.holmes.indonesia

    2 Rohaniwan Inggris yang terkenal, hidup tahun 1615-1691

    http://www.mastereon.com

    30






    SHERLOCK HOLMES - MISTERY DI BASCOMBE VALLEY

  • - Copyright © 2013 RETNO_WIBOWO - To Aru Kagaku no Railgun - Powered by Blogger - Designed by retno wibowo -