Archive for 10/24/12
Grup band rock Paramore dibentuk tahun 2004
di Franklin, Tennessee, Amerika Serikat. Nama Paramore berasal dari nama gadis
ibu bassist pertama band tersebut. Setelah para personil Paramore mengetahui
bahwa kata tersebut memiliki persamaan bunyi dengan kata paramour yang artinya
kekasih, maka mereka memutuskan untuk mengadopsi nama Paramore menjadi nama
panggung band rock tersebut.
Dalam perjalanannya, grup band tersebut telah mengalami pergantian personil. Formasi pertama terdiri dari Hayley Williams (vokalis), Jeremy Davis (bassist), Jason Bynum (rhythm gitar) serta dua bersaudara Josh Farro (lead gitar/backing vokal) dan Zac Farro (drums). Tahun 2005, dua personil awal yakni Jason dan Jeremy hengkang dari grup band tersebut. Untuk posisi rhythm gitar sempat ditangani oleh Hunter Lamb (2005–2007) sebelum akhirnya diambil alih Taylor York. Sementara posisi bassist sempat ditangani John Hembree sebelum akhirnya kembali dipegang oleh Jeremy.
Dapat dikatakan tahun 2005, merupakan masa-masa genting dari band Paramore. Bersamaan dengan pergantian personil, Paramore juga merilis debut album "All We Know Is Falling" (2005). Untungnya, debut album tersebut berhasil menarik perhatian para penggemar musik rock dan terjual lebih dari 400.000 copy di seluruh wilayah Amerika Serikat. Nama Paramore semakin melejit saat mereka mendapat kehormatan untuk tampil di album soundtrack film terkenal "Twilight". Dalam album tersebut, Paramore membawakan dua single yakni "Decode" dan "I Caught Myself". Berkat single "Decode", Paramore berhasil meraih nominasi penghargaan Grammy untuk kategori Best Song Written For Motion Picture. Adapun beberapa single Paramore juga menjadi hits seperti "Pressure" dan "That's What You Get". Hingga saat ini, Paramore telah merilis tiga album yakni "All We Know Is Falling", "Riot!" (2007) dan "Brand New Eyes" (2009).
Dalam perjalanannya, grup band tersebut telah mengalami pergantian personil. Formasi pertama terdiri dari Hayley Williams (vokalis), Jeremy Davis (bassist), Jason Bynum (rhythm gitar) serta dua bersaudara Josh Farro (lead gitar/backing vokal) dan Zac Farro (drums). Tahun 2005, dua personil awal yakni Jason dan Jeremy hengkang dari grup band tersebut. Untuk posisi rhythm gitar sempat ditangani oleh Hunter Lamb (2005–2007) sebelum akhirnya diambil alih Taylor York. Sementara posisi bassist sempat ditangani John Hembree sebelum akhirnya kembali dipegang oleh Jeremy.
Dapat dikatakan tahun 2005, merupakan masa-masa genting dari band Paramore. Bersamaan dengan pergantian personil, Paramore juga merilis debut album "All We Know Is Falling" (2005). Untungnya, debut album tersebut berhasil menarik perhatian para penggemar musik rock dan terjual lebih dari 400.000 copy di seluruh wilayah Amerika Serikat. Nama Paramore semakin melejit saat mereka mendapat kehormatan untuk tampil di album soundtrack film terkenal "Twilight". Dalam album tersebut, Paramore membawakan dua single yakni "Decode" dan "I Caught Myself". Berkat single "Decode", Paramore berhasil meraih nominasi penghargaan Grammy untuk kategori Best Song Written For Motion Picture. Adapun beberapa single Paramore juga menjadi hits seperti "Pressure" dan "That's What You Get". Hingga saat ini, Paramore telah merilis tiga album yakni "All We Know Is Falling", "Riot!" (2007) dan "Brand New Eyes" (2009).
Berikut
ini adalah biodata dari personil band paramore
Nama: Hayley Nichole Williams
Tanggal Lahir: December 27, 1988
Tanggal Lahir: December 27, 1988
Tahun
2002, Williams (saat itu berumur 13 tahun) pindah rumah dari Meridian,
Mississippi ke Franklin, Tennessee. Di sana dia bertemu Josh dan Zac Farro.
Williams mulai berlatih vokal bersama Brett Manning, bahkan saat masih sekolah
dia menjadi vokalis band 'The Factory'. Di band ini dia bertemu Jeremy Davis.
Tahun 2007 William muncul di video musik 'Kiss Me' dari New Found Glory. Juga
di 'Kerrang! Readers' Poll dia menempati urutan kedua (setelah Amy Lee) di
kategori 'Sexiest Female'. William juga menulis lagu 'Teenagers' yg menjadi
soundtrack film Jennifer's Body. Tahun2009 terdapat isu kalau Hayley Williams
berpacaran dengan Josh Farro hampir 3 tahun lamanya. Tapi putus di tahun 2007.
Sekarang dia berpacaran dengan gitaris New Found Glory aku Chad Gilbert
Nama: Joshua Neil Farro
Tanggal Lahir: September 29, 1987
Tanggal Lahir: September 29, 1987
Josh
Farro adalah lead guitar dari band Paramore. Farro lahir di Voorhees, New
Jersey pada 29 September 1987. Dia anak sulung dari lima bersaudara. Adiknya,
Zac Farro, adalah drummer Paramore. Farro belajar secara otodidak, dan dia
mulai bermain gitar sejak umur 13 tahun. Tadi sudah di jelaskan kan kalau dia
pernah pacaran dengan Hayley William tapi dah putus. Nah tanggal 3 April 2010
Farro menikahi Jenna Rice di Tennessee.
Nama: Zachary Wayne Farro
Tanggal Lahir: June 4, 1990
Tanggal Lahir: June 4, 1990
Zac Farro
adalah drummer Paramore. Dia merupakan anak tengah dari lima bersaudara. Dia
sekarang bermain di band Paramore bersama kakak tertuanya. Zac Farro memulai
bermain drum sejak umur 9 tahun dan saat umur 11 tahun dia mendapat drum set
pertama-nya
Nama: Jeremy Clayton Davis
Tanggal Lahir: February 8, 1985
Jeremy
Davis lahir di North Little Rock, Arkansas. Davis adalah pemain bass alias
bassist band Paramore. Dia merupakan personil tertua di band ini (25 tahun).
Dia bermain bass hampir selama 13 tahun, serta mengikuti aliran Victor Wooten
dan Marcus Miller.
Di
Tahun 2002, saat umurnya 16 dia bermain di band The Factory dimana dia Hayley
Williams. Davis bertemu anggota band lain, Josh Farro dan Zac Farro. Band
favoritnya adalah Deftones, Death Cab for Cutie, Thrice, Sigur Rós, Paper Route
dan Mew
Nama: Taylor Benjamin York
Tanggal Lahir: December 17, 1989
Taylor
York lahir di Nashville, Tennessee. Dia seorang rhythm guitarist di band
Paramore. Saudaranya, Justin York, adalah angota band Cecil Adora. Ayah Tailor
adalah Peter York (seorang eksekutif musik di Sparrow Records) yg juga
mempunyai kemampuan bermain gitar, mengajarkan keduanya (Justin dan Taylor)
bermain alat musik. York bermain dengan Paramore di sebuah tur selama 2 tahun
(2007-2009) tetapi belum menjadi anggota tetap, sampai di umumkan tanggal 15
Juni 2009.
pengertian narasi:
Narasi merupakan bentuk percakapan atau tulisan yang bertujuan menyampaikan atau menceritakan rangkaian peristiwa atau pengalaman nmanusia berdasarkan perkembangan dari waktu ke waktu.
Ciri-ciri Karangan Narasi
- Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan.
- dirangkai dalam urutan waktu.
- berusaha menjawab pertanyaan, apa yang terjadi?
- ada konfiks.
lahap menulis narasi;
Menulis karangan narasi tidak sekadar menulis karangan pada umumnya.
Dalam menulis karangan narasi perlu memperhatikan langkah-langkah penulisan,
sehingga akan lebih mudah menulis dan cerita tersebut akan lebih terarah,
karena karangan narasi merupakan jenis karangan yang bersifat menceritakan.
Dari pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa
langkah-langkah menulis karangan narasi adalah :
-menentukan topik,
-menentukan tujuan,
-mengumpulkan bahan,
-menyusun kerangka,
-mengembangkan kerangka,
-koreksi dan revisi, dan
-menulis naskah yang telah direvisi.
Jenis-jenis Paragraf Narasi
Berdasarkan nyata tidaknya cerita,
maka paragraf narasi dibedakan menjadi dua yaitu
paragraf narasi nonfiksi dan paragraf narasi fiksi.
=> Paragraf narasi nonfiksi adalah paragraf narasi yang isinya cerita yang sebenarnya atau cerita nyata.
Contohnya berita yang menceritakan suatu kejadian, biografi, dan autobiografi.
=> Paragraf narasi fiksi adalah paragraf narasi yang isinya adalah cerita khayal atau rekaan. Narasi fiksi dapat ditemukan pada karangan cerpen, novel, legenda, fabel, dan lain-lain.
Perbedaan kedua narasi tersebut adala sebagai berikut:
Narasi fiksi:
-Menyampaikan makna atau amanat secara tersirat sebagaimana rekreasi rohaniah
-Menggugah imajinasi
-Penalaran di fungsikan sebagai alat pengungkap makna
-Bahasa cenderung feguratif ,dan menitikberatkan pada konotasi
Narasi non-fiksi:
-Menyampaikan informasi yg memperluas ilmu pengetahuan
-Memperluas pengetahuan atau wawasan
-Bahasa cenderumg informatif
berdasarkan pada sifat paragraf narasi tersebut.
Pembagian berdasarkan itu ada dua yaitu
paragraf narasi sugestif dan paragraf narasi ekspositoris.
=> Paragraf narasi sugestif adalah paragraf narasi yang bersifat menimbulkan dapaya khayal atau daya bayang pada pikiran pembaca.
Jenis ini sering terdapat di jenis karangan prosa.
=> Paragraf narasi ekspositoris adalah paragraf narasi yang bersifat memberikan informasi kepada pembaca.
Misalnya terdapat di karangan jenis berita, biografi, dan autobiografi.
contoh paragraf narasi:
Tiba-tiba ia tertegun. Di sana, sayup-sayup dari jauh, di arah seberang kali sebelah timur, terdengar suara jeritan orang.
Tetapi selintas saja, jeritan diputuskan oleh sebuah letusan yang sangat hebat … kemudian hening seketika. Desingan yang banyak mulai reda,
tinggal satu-satu letusan di sana sini.
Warsinah menegakkan kepala, matanya mulai liar, badannya dihadapkan ke timur, ke arah jeritan datang,
kemudian membalik menghadap ke barat, tegak bertolak pinggang, lalu lari, lari menurutkan jalan rel, lari kencang sambil berkomat-kamit.
Dari komat-kamit mulutnya keluar lagi perkataan seperti biasa, tiada berujung tiada berpangkal: …. si bengis lagi, si ganas lagi ….
dan ia lari terus, lari lepas bagai selancar saja, tiada kaku kukunya. Dan ketika sampai di jalan pertemuan antara jalan kereta dan jalan raya,
ia berhenti sebentar, seolah-olah berpikir, kemudian ia berbelok menurutkan jalan raya. Dari jauh dalam pandangan kabur sambil berlari,
ia melihat benda bergerak, berderet sepanjang jalan, tetapi sebelum ia tahu benar apa yang dilihatnya, sebuah peluru datang menyongsong,
tepat menembus tulang dadanya. Warsinah terpelanting, jatuh tersungkur di tengah jalan. Sebentar berontak merentak-rentak, mengerang, menyumpah-nyumpah,
terhambur pula sumpah serapahnya: si bengis lagi, si ganas lagi, hitam, kejam … rupanya dalam ia bergelut mempertahankan hidupnya dengan sakaratul maut,
kebenciannya kepada si hitam kejam, si bengisganasnya, masih sanggup mengatasi renggutan tangan Malaikat pengambil nyawa yang akan menceraikan rohnya dengan badan
kasarnya. Kemudian lemah tak berdaya …Warsinah yang sebentar ini masih menjadi kerangka hidup, kini benar-benar sudah menjadi kerangka mati.
Mati terhampar di tengah jalan, tiada dihiraukan orang, tidak ada yang menangis meratapi. Ia meninggal sebagai pahlawan yang dapat dibanggakan oleh bangsa,
tiada sebagai kurban pembela kemerdekaan. Ia mati hanya sebagai kurban kebuasan, salah satu kurban dari sekian banyaknya. Ia mati karena nasibnya,
demikian sudah menurut suratan tangan, ya, ia mati karena kehendak Ilahi.
Pengertian Deskripsi
Deskripsi adalah suatu bentuk wacana yang berusaha untuk melukiskan atau menggambarkan dengan kata-kata, wujud atau sifat lahiriah dari suatu obyek. Deskripsi merupakan salah satu teknik menulis menggunakan detail dengan tujuan membuat pembaca seakan-akan berada di tempat kejadian, ikut merasakan, mengalami, melihat dan mendengar mengenai satu peristiwa atau adegan. Menulis deskripsi bisa membuat karakter yang digambarkan lebih hidup gambarannya di benak pembaca.
Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri seperti:
Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
Unsur pengindraan
Langkah-langkah Menulis Paragraf Deskripsi
(1) menentukan tema;
(2) menetapkan tujuan penulisan;
(3) mengumpulkan bahan;
(4) membuatkerangka karangan;
(5) mengembangkan kerangka karangan; dan
(6) merevisikarangan
Jenis dan sifat paragraph deskripsi:
paragraf deskripsi dibedakan dua, yakni deskripsi ekspositoris dan deskripsi impresionostis.
Contoh paragraf deskripsi:
Pertempuran di Atlantik Selatan antara Argentina dan Inggris selama dua bulan lebih itu menelan banyak korban. Inggris kehilangan 228 orang. Termasuk 19 prajurit pilihannya, tiga penerbang, dan dua awak helikopter. Pesawat yang hilang adalah delapan Harrier (lima ditembak jatuh, tiga mengalami kecelakaan) dan sebelas helikopter. Kapal yang menjadi korban tidak kurang dari 17 buah, meliputi kapal perusak, frigat, pendarat, dan kapal peti kemas. Di pihak Argentina paling tidak tercatat 82 tentara tewas, 342 hilang, dan 106 cidera. Korban kendaraan perang Argentina meliputi 19 pesawat dan sebuah helikopter hilang, 5 buah kapal tenggelam termasuk sebuah kapal selam dan perahu nelayan.Deskripsi impresionistis adalah paragraf yang menguraikan objek dengan tujuan agar memperoleh tanggapan emosional dari pembaca. Biasanya penulis memulainya dengan mengacu kesan indera kemudian merambah kepada keterlibatan emosi pembacanya. Namun, tidak jarang deskripsi impresionistis melibatkan kesan logika terlebih dahulu, kemudian bergerak menimbulkan rasa haru dan melibatkan emosi pembaca.
Contoh :
Ia terlentang seharian di atas trotoar panas itu. Tubuhnya yang tinggal tulang terbalut kulit itu tertutup oleh pakaian kotor dan dekil yang telah robek di sana sini sehingga perutnya yang kempis itu menyeringai dari sela-sela baju. Bau anyir menyeruak dari borok di kedua kakinya yang melebar dengan warna merah kecoklatan bercampur dengan nanah yang meleleh dikerumuni lalat yang berjejal seperti cendol. Setiap arang yang lewat di dekatnya menutup hidung dan menghindar dari bau yang menyengat itu. Sebentar-sebentar ia menggaruk-garuk bagian tubuhnya yang dipenuhi kudis dengan kukunya yang panjang dan hitam itu meninggalkan baluran-baluran merah memanjang.
EKSPOSISI:
Paragraf eksposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.
Tujuan Paragraf Eksposisi
Tujuan paragraf eksposisi sebagai berikut.
1. Memberikan informasi atau keterangan yang terperinci mengenai objek.
2. Memberi tahu, mengupas, menguraikan, atau menerangkan sesuatu.
Hal-hal yang diungkapkan atau dijelaskan berupa informasi. Informasi tersebut dapat berupa
1. hal, kondisi, atau fakta yang benar-benar terjadi (misalnya fungsi oksigen dan air bagi makhluk hidup, proses bekerja mesin)
2. analisis atau penafsiran terhadap suatu fakta.
CIRI-CIRI
-Informatif (memberikan informasi)
-Memaparkan sesuatu secara rinci/detil.
-Didukung oleh fakta dan data
-Bersifat obyektif (apa adanya, sesuaikenyataan)
-Tidak melibatkan imajinasi/khayalan penulis
-Mengandung unsur ´Adiksimbaµ: Apa, Di mana,Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana
Unsur yang terdapat dalam teks eksposisi berupa berita.
Apa= Apa yang terjadi?
Di mana= Di mana peristiwa tersebut terjadi?
Kapan= Kapan peristiwa tersebut terjadi?
Siapa= Siapa saja yang terlibat?
Mengapa= Penyebab terjadinya peristiwa?
Bagaimana= Krolonogis kejadian?
Langkah-langkah menyusun paragraf eksposisi pola pengembangan proses
1. Mengetahui perincian secara menyeluruh
2. Membagi perincian ke dalam tahap-tahap kejadiannya.
2. Membagi perincian ke dalam tahap-tahap kejadiannya.
Langkah-langkah menulis paragraf eksposisi
1. menentukan topik,
2. menentukan tujuan paragraf,
3. memilih data yang sesuai dengan topik,
4. membuat kerangka paragraf sesuai gambar,
5. mengembangkan kerangka menjadi karangan
6. mengedit paragraf
JENIS-JENIS
Eksposisi dengan pola pengembangan proses
Pengembangan paragraf mencakup dua persoalan utama, yakni:
1. Kemampuan memerinci gagasan utama paragraf ke dalam gagasan-gagasan penjelas.
2. Kemampuan mengurutkan gagasan-gagasan penjelas kedalam gagasan-gagasan penjelas.
1. Kemampuan memerinci gagasan utama paragraf ke dalam gagasan-gagasan penjelas.
2. Kemampuan mengurutkan gagasan-gagasan penjelas kedalam gagasan-gagasan penjelas.
Gagasan utama paragraf akan menjadi jelas apabila dilakukan perincian yang cermat. Perincian-perincian itu dapat dilakukan dengan bermacam pola pengembangan. Pola pengembangan yang dipakai, antara lain ditentukan oleh gagasan atau masalah yang hendak dikemukakan. Misalnya, apabila gagasan yang hendak disampaikan itu berupa urutan peristiwa, maka pola pengembangan yang sebaiknya dipilih adalah pola kronologis (naratif) atau proses (eksposisi).
Eksposisi dengan pola pengembangan ilustrasi
Sebuah gagasan yang terlalu umum, memerlukan ilustrasi-ilustrsi konkrit. Dalam karangan eksposisi, ilustrasi-ilustrsi tersebut tidak berfungsi untuk membuktikan suatu pendapat. Ilustrasi-ilustrsi tersebut dipakai sekedar untuk menjelaskan
maksud penulis. Dalam hal ini pengamatan-pengamatan pribadi merupakan bahan ilustrasi yang paling efektif dalam menjelaskan gagasan-gagasan umum tersebut.
Contoh :
Satu-satunya bidang pembangunan yang tidak memahami imbas krisis ekonomi sektor-sektor di bidang pertanian. Misalnya, perikanan masih meningkat cukup mengesankan, yaitu 6,65 persen; demikian pula perkebunan, yang meningkat 6,46 persen. Walaupun terkena kebakaran sepanjang tahun, sektor kehutanan masih tumbuh 2,95 persen. Secara umum, kontribusi dari sektor-sektor pertanian terhadap produk domestik broto (PDB) meningkat dari 18,07 persen menjadi 18,04 persen. Padahal selama 30 tahun terakhir, pangsa sector pertanian merosot dari tahun ke tahun
Satu-satunya bidang pembangunan yang tidak memahami imbas krisis ekonomi sektor-sektor di bidang pertanian. Misalnya, perikanan masih meningkat cukup mengesankan, yaitu 6,65 persen; demikian pula perkebunan, yang meningkat 6,46 persen. Walaupun terkena kebakaran sepanjang tahun, sektor kehutanan masih tumbuh 2,95 persen. Secara umum, kontribusi dari sektor-sektor pertanian terhadap produk domestik broto (PDB) meningkat dari 18,07 persen menjadi 18,04 persen. Padahal selama 30 tahun terakhir, pangsa sector pertanian merosot dari tahun ke tahun
Ada beberapa jenis paragraf eksposisi:
- Eksposisi berita, berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar
- Eksposisi ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase penghubung “seperti ilustrasi berikut ini, dapat diilustrasikan seperti, seperti, bagaikan.”
- Eksposisi proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu.
- Eksposisi perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.
- Eksposisi pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya.”
- Eksposisi definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu.
- Eksposisi analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.
- Eksposisi klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam kategori-kategori
Contoh-contoh paragraf ekspositif:
1. eksposisi berita
Para pedagang daging sapi di pasar-pasar tradisional mengeluhkan dampak pemberitaan mengenai impor daging ilegal. Sebab, hampir seminggu terakhir mereka kehilangan pembeli sampai 70 persen. Sebaliknya, permintaan terhadap daging ayam dan telur kini melejit sehingga harganya meningkat.
2. Eksposisi ilustrasi
Dalam tubuh manusia terdapat aktivitas seperti pada mesin mobil. Tubuh manusia dapat mengubah energi kimiawi yang terkandung dalam bahan–bahan bakarnya-yakni makanan yang ditelan– menjadi energi panas dan energi mekanis. Nasi yang Anda makan akan dibakar dalam tubuh sebagaimana bensin dibakar dalam silinder mesin mobil. Sebagian dari energi kimiawi yang disediakan oleh nasi itu diubah menjadi energi panas yang membuat tubuh tetap hangat. Sebagian lagi berubah menjadi energi mekanis yang memungkinkan otot-otot dapat memompa darah dalam tubuh atau menggerakkan dada pada waktu bernapas.
3.Eksposisi Proses
Energen, nutrisi empat sehat lima sempurna dapat disajikan dengan mudah. Tuangkan energen ke dalam gelas. Tambahkan 150 ml air hangat dan aduk hingga merata. Energen hangat siap dihidangkan.
4.Eksposisi perbandingan
Tinju bukanlah jenis olah raga yang banyak peminatnya. Yang banyak adalah penggemarnya. Berbeda dengan olah raga jalan kaki. Peminatnya banyak, penggemarnya sedikit. Tidak ada orang yang menonton orang lain berjalan kaki.
5. Eksposisi pertentangan
Orang yang gemar bersepeda umumnya orang yang suka pada alam. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan menggerutu jika menemui jalan sempit di desa-desa.
6.Eksposisi definisi
Metonimi merupakan jenis gaya kias yang menggunakan kata-kata untuk pengertian yang lebih luas aau yang lebih sempit dari artinya yang lazim. Kata-kata dengan makna luas atau menyempit digunakan untuk menamai hal-hal atau sesuatu yang dimaksudkan.
7.Eksposisi analisis
Berbagai teori dikemukakan untuk mencari latar belakang kematian Merilyn Monroe. Ada yang berpendapat dia diancam oleh mafia. Seorang detektif memperkirakan, Merilyn pernah berhubungan dengan J.F. Kennedy. Dia dibunuh untuk menutupi kejadian yang dapat merusak nama baik tokoh penting AS tersebut. …
.8.Eksposisi klasifikasi
Sistem penamaan jenis-jenis kritik sastra bervariasi, bergantung pada pendekatan yang digunakan. Pendekatan moral menekankan pertalian karya sastra dengan wawasan moral dan agama. Pendekatan historis, bekerja atas dasar lingkungan karya sastra berkaitan dengan fakta-fakta dari zaman dan hidup pengarang. Pendekatan impresionistik, yang menjadi ciri khas aliran sastra romantik, menekankan efek personil karya sastra pada kritikusnya.
Contoh Eksposisi secara luas:
Fungsi Ponsel makin lama makin banyak. Tidak hanya untuk komunikasi dan hiburan, ponsel juga semakin populer sebagai pendukung transaksi pembayaran. Di negara-negara Skandinavia, ponsel banyak digunakan untuk transaksi perbankan. Di Jepang beda lagi, di sana ponsel bahkan dapat digunakan untuk membayar minuman ringan (soft drink).
Coca-Cola Jepang mengumumkan, sekitar 200.000 mesin penjual soft drink yang dikelolanya di Jepang mampu menerima pembayaran melalui ponsel pada akhir tahun 2006. Guna mendukung transaksi pembayaran melalui ponsel tersebut, Coca-Cola bekerja sama dengan Felicia, layanan kartu kredit seluler yang dikembangkan operator seluler NTT DoCoMo dan raksasa elektronik Sony Corp.
Untuk membayar minuman melalui ponsel, pengguna cukup mendekatkan ponsel ke mesin penjual minuman. Kemudian, tagihan belanja disertakan dalam tagihan telepon bulanan. Tidak hanya memudahkan pelanggan, pembayaran melalui ponsel juga meningkatkan efesiensi Coca-Cola. Pembayaran elektronik menuntut biaya pembayaran dengan uang.
Layanan kartu kredit seluler Felicia semakin populer di antara masyarakat Jepang. Dengan layanan itu, pengguna dapat berbelanja atau membayar tiket angkutan umum tanpa perlu membawa kartu kredit atau uang tunai
Coca-Cola Jepang mengumumkan, sekitar 200.000 mesin penjual soft drink yang dikelolanya di Jepang mampu menerima pembayaran melalui ponsel pada akhir tahun 2006. Guna mendukung transaksi pembayaran melalui ponsel tersebut, Coca-Cola bekerja sama dengan Felicia, layanan kartu kredit seluler yang dikembangkan operator seluler NTT DoCoMo dan raksasa elektronik Sony Corp.
Untuk membayar minuman melalui ponsel, pengguna cukup mendekatkan ponsel ke mesin penjual minuman. Kemudian, tagihan belanja disertakan dalam tagihan telepon bulanan. Tidak hanya memudahkan pelanggan, pembayaran melalui ponsel juga meningkatkan efesiensi Coca-Cola. Pembayaran elektronik menuntut biaya pembayaran dengan uang.
Layanan kartu kredit seluler Felicia semakin populer di antara masyarakat Jepang. Dengan layanan itu, pengguna dapat berbelanja atau membayar tiket angkutan umum tanpa perlu membawa kartu kredit atau uang tunai
ARGUMENTASI:
PENGERTIAN:
paragraf atau karangan argumentatif adalah suatu karangan yang memberikan alasan kuat dan meyakinkan. Dalam argumentatif, penulis menyampaikan pendapat yang disertai penjelasan dan alasan yang kuat dengan maksud agar pembaca bisa terpengaruh.
LOGIKA NALAR DALAM ARGUMENTASI:
Tahap penulisan:
1. daftarlah topik topic untuk membuat karangan
2.Susunlah kerangka paragraf yang akan dibuat.
3.Kembangkan kerangka tersebut menjadi paragraf.
4. Anda dapat menggunakan kata penghubung antarkalimat (oleh karena itu, dengan demikian, oleh sebab itu, dan lain-lain).
2.Susunlah kerangka paragraf yang akan dibuat.
3.Kembangkan kerangka tersebut menjadi paragraf.
4. Anda dapat menggunakan kata penghubung antarkalimat (oleh karena itu, dengan demikian, oleh sebab itu, dan lain-lain).
CIRI”
Karangan argumentasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi).
Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti.
Karangan argumentasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi).
Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti.
CIRI-CIRI:
1)Menjelaskan pendapat agar pembaca yakin.
2)Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik, dan lain-lain.
3)Menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian.
4)Penutup berisi kesimpulan.
CONTOH:
- Paragraf argumentatif sebenarnya dapat dimasukkan ke dalam ekspositoris(menjelaskan). Paragraf argumentatif disebut juga paragraf persuasi(bujukan). Paragraf ini lebih bersifat membujuk atau meyakinkan pembaca kepada suatu hal atau objek. Biasanya, paragraf ini menggunakan perkembangan analisis(uraian).
Contoh pertama:
Sekali lagi, kita patut bersyukur karena tampaknya kegiatan ospek di kampus-kampus sudah ada perubahan ke arah yang lebih bermakna positif. Sudah saatnya kita meninggalkan perpeloncoan. Hidup ini sudah begitu keras untuk diperjuangkan, jangan ditambah lagi dengan kekerasan yang lain.
Contoh kedua:
Dua tahun terakhir, terhitung sejak Boeing B-737 milik maskapai penerbangan Aloha Airlines celaka, isu pesawat itu mencuat ke permukaan. Ini bisa dimaklumi sebab pesawat yang badannya koyak sepanjang 4 meter itu sudah dioperasikan lebih dari 19 tahun. Oleh karena itu, adalah cukup beralasan jika orang menjadi cemas terbang dengan pesawat berusia tua.
Di Indonesia, yang mengagetkan, lebih dari 60% pesawat yang beroperasi adalah pesawat tua. Amankah? Kalau memang aman, lalu bagaimana cara merawatnya dan berapa biayanya sehingga ia tetap nyaman dinaiki?
Di Indonesia, yang mengagetkan, lebih dari 60% pesawat yang beroperasi adalah pesawat tua. Amankah? Kalau memang aman, lalu bagaimana cara merawatnya dan berapa biayanya sehingga ia tetap nyaman dinaiki?
Contoh ketiga:
Memilih SMA tanpa pertimbangan yang matang hanya akan menambah pengangguran karena pelajaran di SMA tidak memberi bekal bekerja. Menurut Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengubah paradigma agar lulusan SMP tidak latah masuk SMA. Kalau memang lebih berbakat pada jalur profesi sebaiknya memilih SMK. Dia mengingatkan sejumlah risiko bagi lulusan SMP yang sembarangan melanjutkan sekolah. Misalnya, lulusan SMP yang tidak mempunyai potensi bakat-minat ke jalur akademik sampai perguruan tinggi, tetapi memaksakan diri masuk SMA, dia tidak akan lulus UAN karena sulit mengikuti pelajaran di SMA. Tetapi tanpa lulus UAN mustahil bisa sampai perguruan tinggi.
Contoh keempat:
Akibat perkembangan perekonomian dan pertambahan jumlah penduduk, komsumsi energi di dalam negeri juga meningkat. Kebutuhan gas di pulau jawa pada tahun 2002 sebanyak 943 juta kaki kubik per hari (MMCFD). Tahun 2005, meningkat menjadi 1,136 MMCFD. Pada tahun 2010, kebutuhan gas di pulau jawa diperkirakan 2.252 MMCFD dan tahun 2015, sebanyak 3,441 MMCFD.





