Posted by : damar
8 Apr 2016
Membeli Tiket
Kereta express dan Shinkansen memang tidak dapat dinaiki dengan hanya membeli tiket saja. Nah, yang akan kami perkenalkan kali ini adalah kereta biasa yang dapat dinaiki hanya dengan membeli tiket saja. Dalam bahasa Jepang, tiket untuk naik kereta disebut juga dengan “joshaken”.Selain dengan membeli tiket, Anda juga dapat naik kereta biasa dengan menggunakan IC Card seperti Suica. IC Card membutuhkan biaya tambahan untuk administrasi, jadi harganya tentu saja berbeda dari tiket biasa.
Sebelum membeli tiket, lihatlah dulu daftar tarif perjalanan yang ada di dekat mesin penjual tiket. Lihatlah tarif yang diperlukan untuk perjalanan dari stasiun keberangkatan sampai stasiun tujuan Anda. Setelah itu, masukan uang ke dalam mesin, tekan tombol bertuliskan nama stasiun tujuan yang ada pada layar. Jangan lupa ambil kembaliannya bila Anda tidak membayar dengan uang pas.
Apabila Anda ingin menggunakan IC Card dan belum memilikinya, silakan baca artikel kami mengenai cara pembuatan IC Card Suica. Dengan menggunakan IC Card, Anda tidak perlu mengantri untuk membeli tiket. Anda juga tidak perlu repot menghitung harga tiket apabila perlu berganti kereta. IC Card juga dapat digunakan untuk membayar bus kota dan pengganti tiket kereta subway, benar-benar praktis.
Artikel Terkait: Cara membuat Suica
Untuk naik kereta express (kereta yang melewati beberapa stasiun tanpa berhenti sehingga waktu perjalanan menjadi lebih singkat) diperlukan tiket kereta express atau “tokkyuken”. Tokkyuken dapat dibeli di customer service atau mesin penjual tiket. Tokkyuken dapat dibeli langsung pada hari keberangkatan apabila kursi kosong masih tersedia. Perlu diperhatikan bahwa tokkyuken ini hanya dapat digunakan pada kereta-kereta tertentu.
Melewati Mesin Pemeriksa Tiket
Setelah tiket atau IC Card ada di tangan, Anda harus melewati mesin pemeriksaan tiket untuk menuju ke peron. Ada mesin pemeriksaan tiket yang hanya dapat digunakan untuk tiket lembaran (joshaken), ada yang hanya dapat digunakan untuk IC Card, dan ada pula yang dapat digunakan untuk keduanya. Jadi perhatikan baik-baik mesin pemeriksa tiket di depan mata Anda.
Apabila Anda menggunakan IC Card, sentuhkan bagian yang ditandai pada sensor mesin pemeriksa tiket. Apabila Anda menggunakan tiket lembaran, masukkan tiket ke dalam salah satu ujung mulut mesin pemeriksa, lalu tiket akan keluar dari ujung lain mesin pemeriksa. Nah, ambilah tiket yang keluar dari mesin pemeriksa ini. Jangan buang tiketnya karena Anda akan memerlukannya untuk keluar dari stasiun saat sampai di stasiun tujuan nanti.
Setelah sampai di stasiun tujuan, masukkan lagi tiket ke dalam mulut mesin pemeriksa tiket, tetapi kali ini lembaran tiket tidak akan keluar dari mesin. Sedangkan untuk IC Card, caranya sama seperti saat hendak naik kereta, sentuhkan saja pada bagian sensor mesin pemeriksa tiket.
Saat uang yang Anda depositokan di IC Card atau harga tiket yang Anda beli tidak mencukupi, mesin pemeriksa tiket akan mengeluarkan bunyi dan pintu tidak akan terbuka. Biasanya ada pegawai stasiun berjaga di dekat mesin pemeriksa tiket. Nah, ikuti saja petunjuk dari mereka. Kejadian tidak terduga seperti kerusakan mesin pemeriksa tiket dan salah membeli tiket kadang terjadi di kalangan pengguna jasa kereta. Jadi, alangkah baiknya Anda berangkat sedikit lebih awal dari waktu berangkat yang Anda rencanakan.
Saat menunggu datangnya kereta dan berada di dalam kereta, patuhilah tata tertib atau etika yang berlaku. Kereta di Jepang memiliki aturan tersendiri yang harus dipatuhi oleh setiap pengguna jasa
sumber http://mcha-id.com/7348
